oleh

Waduh! Berita Dugaan Pungli di SMAN 4 Tator Minta Dihapus

MATARAKYATMU.COM| Kasus dugaan pungutan liar terhadap siswa di SMAN 4 Tana Toraja, berbuntut panjang. Selain memfitnah jurnalis menerima suap di grup WA oleh sekelompok oknum, Kasek sekolah tersebut juga berulangkali meminta agar berita tersebut dihapus.

Adalah Orthan, Kepala SMAN 4 Tator berulangkali menghubungi redaksi media ini agar pemberitaan dugaan praktek Pungli di sekolah tersebut dihapus.”Saya jadi tidak enak makan dan tidur akibat pemberitaan itu,” ujar Orthan.

Menanggapi permintaan tersebut hasilnya tentu bisa ditebak, tidak mungkin.” Semua prosedurure dan etika jurnalistik telah dilakukan dengan benar,” ujar Patmawati, salah seorang pimpunan Matarakyatmu.com.

Lanjut dikatakan Patmawati, hal yang sangat disesalkan sebab suasana saat klarifikasi dilakukan, tersebar foto di grup WA dengan tudingan jurnalis media ini menerima imbalan.”Saya jamin dan belum ditemukan jurnalis kami bermiral seperti tudingan di WA dimaksud,” tambahnya.

Kepala SMAN 4 Tator  Orthan mengakui jika foto dimaksud diberikan kepada wartawan dan menjelaskan jika berita tersebut telah diklarifikasi.” Ya, kalau keberatan tuntut penyebarnya,” ujar Orthan malam tadi (23/11).

Orthan kembali meminta agar berita-berita yang termuat agar dihapus sebab ada anggapan masyarakat bila dana itu saya ambil secara pribadi. “Pungutan itu murni dilakukan komite sesuai kesepakatan dengan orangtua siswa,” ujarnya.

Beberapa pihak berharap kiranya aparat hukum tidak berpangku tangan melihat dugaan praktek Pungli di SMAN 4 dengan melakukan penyelidikan  dan jika bukti cukup agar dilakukan penyidikan.”Ini tidak boleh jadi preseden buruk di dunia pendidikan kita,” ujar Wahyuddin, penggiat LSM di Makassar. (Wildan/din)

Komentar

News Feed