oleh

Pembukaan Jalan Dikawasan Hutan Lindung Disinyalir Melanggar UU

MATARAKYATMU.COM-TORUT |¬†Pembukaan atau perintisan jalan di Lembang Sangkaropi, kecamatan Sa’dan sudah melanggar aturan dan perundang-undangan yang berlaku karena kegiatan pembukaan jalan tersebut masuk ke dalam kawasan hutan lindung.

Pantauan awak media Matarakyatmu.com yang turun langsung bersama Plt. Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Saddang II dan koordinator penyuluh kehutanan ke lokasi kawasan hutan lindung tersebut setelah adanya laporan dari staf KPH Saddang II, Minggu 26/11/2017 terlihat kejadian penyerobotan areal kawasan hutan lindung yang dilakukan oleh kepala lembang Sangkaropi’ dengan mengadakan kegiatan pembukaan jalan masuk areal kawasan hutan lindung.

“Itu masih dilakukan pak karena dana yang digunakan belum cukup volume kegiatan jadi di tambah sekitar 20 M, ungkap Kepala Lembang kepada Plt. Kepala KPH Saddang II”.

Hal ini sangat bertentangan dengan UU RI Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, PP Nomor 104 Tahun 2015 tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan, PP Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Serta Pemanfaatan Hutan, PP Nomor 24 Tahun 2016 tentang Penggunaan Kawasan Hutan, UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa, Permendagri No 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, Permendes Nomor 22 Tahun 2016 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017.

“Itu sudah teguran kedua hari ini yang kita lakukan dari kehutanan kepada kepala Lembang Sangkaropi’ dan teguran pertama dilakukan sejak baru dimulai kegiatan tersebut beberapa bulan lalu namun masih dilakukan juga, ujar Gazali selaku Plt. Kepala KPH Saddang II kepada media Matarakyatmu.com.
Liputan : Wildan/PM

Komentar

News Feed