oleh

Aplikasi Mobile KSN-KIS BPJS Kesehatan, Ini Tujuannya

MATARAKYATMY | Untuk memudahkan pelayanan dan mendekatkan kepada peserta BPJS Kesehatan. Aplikasi Mobile JKN dikembangkan sedemikian rupa, agar semua peserta BPJS Kesehatan bisa lebih mudah,  Jumat (1 /12)

Kepala BPJS Kesehata Cabang Makassar Unting Patri Wicaksono Pribadi mengatakan Aplikasi Mobile JKN-KIS ini akan menjadi pusat pelayanan administrasi dan pelayanan kesehatan

” Dengan digitalisasi pelayanan yang tadinya secara manual di kantor cabang,  tidak perlu repot lagi antri dan lainnya, cukup dalam genggaman, kebutuhan apapun mengenai BPJS Kesehatan, aplikasi Mobile JKN ini bisa menjawab kebutuhan peserta ” ujar Unting Patri Wicaksono di ruang pertemuan lantai 4 Kantor Cabang  Makassar, Jl A.P. Pettarani.

Lanjut Unting, Keuntungan memakai aplikasi mobile JKN lebih memudahkan peserta, hampir seluruh layanan kantor cabang bisa terlayani lewat aplikasi

” Misalnya mau cari informasi ada,  mau merubah data peserta ada disitu pindah fasilitas kesehatan juga ada disitu,  jadi hampir seluruh layanan di kantor cabang bisa terlayani lewat aplikasi ini”

Pada kesempatan yang sama,  BPJS kesehatan Cabang  Makassar yang bekerjasama dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Wilayah Makassar mengadakan fasilitas tabungan sehat bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kerja sama ini untuk meningkatkan kolektabilitas iuran peserta JKN-KIS melalui berbagai inovasi dan terobosan produk perbankan.

Ini di hadiri langsung Vice President of Consumer Banking BNi Wilayah Makassar Hadi Santoso “BNI turut serta dalam memfasilitasi nasabah dalam melakukan pembayaran iuran JKN-KIS,” ujar Hadi

Mekanisme peserta yang ingin mengikuti program angsuran melalui tabungan sehat ini cukup sederhana.

Peserta JKN-KIS cukup datang ke kantor cabang BNI dengan membawa KTP, KK, kartu JKN-KIS serta setoran awal Rp 100 ribu.

Nantinya peserta dapat menyesuaikan jumlah setoran setiap bulan dengan jumlah tunggakan yang ada serta jangka waktunya. Sistem auto debit akan memotong tabungan secara otomatis sesuai dengan jumlah yang sudah ditentukan.

Menurut Hadi, dengan adanya tabungan sehat diharapkan kolektibitas iuran dan peserta BPJS kesehatan akan meningkat. “Ini akan memperluas jaringan bagi peserta dan calon peserta BPJS kesehatan,” tandasnya

Ini diharapkan agar masyarakat dapat merasakan akses perbankan, memiliki asuransi kesehatan yang baik dan dapat menabung untuk kesehatan. (Noya)

Komentar

News Feed