oleh

Dinilai Berpolitik Saat Jabat Panglima TNI, Ini Tanggapan DPR RI

MATARAKYATMY | Raka sedikit pihak menilai Panglima TNI Gatot Nuryanto melakukan politik praktis hingga banyak memperoleh simpati dan dukungan lewat survey menjadi Wakil Presiden mendatang. Namun, terbantahkan dari kalangan DPR RI.

Bobby Adhityo Rizaldi, anggota Komisi I DPR RI menilai Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tidak berpolitik selama menjabat sebagai Panglima TNI selama lebih kurang tiga tahun.

Apa yang dilakukan Gatot selama menjabat masih sesuai dengan tugas dan wewenangnya sebagai Panglima sebagaimana yang diatur dalam Pasal 15 Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004.

“Saya sangat tidak suka kalau banyak yang mengatakan panglima sebelumnya dianggap berpolitik karena menurut saya masih dalam koridor tugas-tugas. Tidak ada mobilisasi yang partisan, tidak ada partisan yang elektroral untuk memilih dirinya terhadap satu hal-hal bersifat elektabilitas atau netralitas Pilkada di tahun 2017,” kata Bobby saat diskusi bertajuk ‘Panglima di Era Politik’ di Menteng, Jakarta, Sabtu (9/12/2017).

Bobby menilai faktor yang membuat nama Gatot Nurmantyo melejit dan masuk dalam berbagai hasil survey karena kinerja dari Gatot sendiri.

Dia menganalogikannya seperti pemain dalam sepak bola. Kata dia, setiap pemain bola tidak semua memiliki popularitas yang sangat tinggi.

“Ya kalau terkenalnya bagus bagaimana? selama itu tidak melanggar koridor tugas dan kewajiban Panglima TNI sesuai undang-undang, ya saya rasa itu ibaratnya adalah karunia,” kata politikus Golkar itu. (*/noor)

Komentar

News Feed