oleh

Masa Aksi Tuntut, Mendikbud Segera Di Copot.

Matarakyatmu_Makassar | Aliansi Mahasiswa Nusa Tenggara Timur kembali turun ke jalan dalam rangka menyikapi pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi pada tanggal 4 Desember lalu, yang memicuh ketersinggungan Masyarakat NTT. Masa aksi melakukan orasi demonstrasi di jln A.P. Petarani Makasaar, Kamis (12/12)

Dalam orasinya, Muhajirin Usman Pao selaku koordinator lapangan menilai bahwa pernyataan tersebut merupakan pernyataan yang menyinggung unsur tertentu sehingga akan memicu konflik dan kekerasan.

“Kebodohan orang Indonesia bukan atas dasar kebodohan orang NTT, melainkan orang NTT tidak ada yang bodoh”. Ungkap.

Atas pernyataan yang mengandung unsur ketersinggungan tersebut, sehingga masa aksi menuntut agar Muhadjir Effendi selaku Mendikbud segera bertanggung jawab dan di copot dari jabatanya.

“Kami meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mencopot Muhadjir Effendi dari jabatanya sebagai Mendikbud, juga kami meminta agar segera mengklarifikasi dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat NTT”. Ungkap Widyawan Noveri atau Akrab di sapa Veri dalam orasinya.

Setelah beberapa waktu masa aksi melakukan orasi secara bergantian, masa aksi bergeser lagi ke Kantor DPRD Prov. Sulawesi Selatan. Setelah menyampaikan orasi ilmiahnya, masa aksi di terima oleh anggota Dewan Arum Spink, S.HI dari Fraksi Nasdem.

“Saya anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Nasdem menerima aspirasi kalian, oleh karena itu tuntutanya akan langsung kita fax ke DPR RI, KEMENDIKBUD, dan Sekretaris Negara”. Ungkap Arum.

Liputan : Yudhy

Komentar

News Feed