oleh

Kades Uso Dijeruji Kejari Banggai, Ini Penyebabnya

MATARAKYATMU | Kasus sengketa kepemilikan lahan Donggi Senoro LNG memasuki babak baru. Setelah dilaporkan dua tahun lalu Polda Sulteng melimpahkan berkas ke Kejari Banggai,terkait kasus dugaan penggelapan atau pemalsuan dokumen tanah milik Jamin A Mokodompit dengan menetapkan dua tersangka yakni kepala desa Uso,kecamatan Batui berinisial SA dan BA.

Keduanya kini ditahan dilembaga pemasyarakatan kelas IIB Luwuk Kamis petang tadi. “Iya,kedua tersangka sudah ditahan, ditahan,” ujar Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Banggai,Trimuriani melalui pesan singkat kepada media ini.

Menurut Suyono Ramli, kuasa tanah dari pemilik Jamin A Mokodompit,Kasus ini telah dilaporkan sejak 14 September 2015 di Polres Banggai, sebelumnya penyidik Sat Reskrim Polres Banggai telah melakukan penyelidikan sejak tanggal tanggal 9 Juni 2016.

Namun kasus tersebut berkaitan dengan obyek vital nasional akhirnya dilimpahkan ke Polda sejak tanggal 21 February 2017 yang ditangani Direskrim umum Polda Sulawesi tengah.jelas Ramli

Ramli menambahkan,kasus ini sudah cukup lama,dan berharap agar proses hukum terus berjalan. Pasalnya,tanah tersebut telah terbangun kilang gas milik perusahaan Donggi Senoro LNG di Desa Uso kecamatan batui,lokasi tersebut dan telah diresmikan oleh presiden Joko Widodo.

Selain itu,melalui tim kuasa hukum,Ramli meminta kepada jaksa Agung Republik Indonesia agar kasus ini mendapat prioritas penanganan khusus, sebab kasus ini berskala nasional karena menyangkut Obvitnas.tutup Ramli (A.Baso Heri)

Komentar

News Feed