oleh

‘Facebook’ Wabup Soppeng Dipakai Memeras, Ini Kronologisnya

-Daerah-1.968 views

MATARAKYAT, SOPPENG | Akun pribadi Wakil Bupati Soppeng, ‘Supriansa Anca’ pada jejaring sosial Facebook digandakan, sontak membuat kaget para pengikut serta kerabat Wabup yang akrab disapa Anca itu. Sabtu (23/12/17)

Bermula pada pukul 10:00 Wita, diketahui akun ‘Supriansah Anca’ mencoba mencari keuntungan dengan mengatasnamakan Wakil Bupati Soppeng, Supriansa. Pagi itu Wabup yang akrab disapa Anca itu ditelepon oleh Ketua PWI Soppeng, Andi Rahmat kemudian menceritakan bahwa ada Akun lain yang mengatasnamakan anda.

Kemudian Wabup Anca membuat pernyataan pada akun pribadinya, postingan disertai gambar itu menuliskan. “Saya tidak tau apa yang menginspirasi orang ini dengan tega membuat duplikasi FB yang mengatasnamakan saya.” jelasnya pada postingan 3 jam lalu.

Ketika dikonfirmasi via WhatsApp oleh tim MATARAKYATMU.com, Wabup Soppeng Supriansa membenarkan bahwa ada yang menggandakan dirinya pada Facebook, ia juga berpesan kepada seluruh rekan-rekannya agar jangan mempercayai jikalau meminta uang atau membuat hal yang bersifat provokatif.

“Tadi jam 10 pagi saya di telepon oleh Ketua PWI Soppeng, Andi Maman, beliau curiga bahwa FB saya digandakan, karena dipakai untuk meminta uang. Andi Maman panggilan Andi Rahmat tidak percaya sehingga beliau telepon saya. Disitu baru saya tau, kemudian Andi Akbar salah satu teman FB saya mengkonfirmasi ke saya bahwa apa benar bikin lagi akun baru? Saya jawab tidak! Akun FB yang saya pakai cuman satu. Akhirnya beliau mengatakan saya curiga disalahgunakan oleh orang lain kanda” jelas Wabup Soppeng dengan menirukan pernyataan kerabatnya.

Langkah cepat pun telah dilakukan oleh Wabup Anca, Setelah itu saya buka Facebook ternyata teman FB sudah ribut membahasnya, tapi rata-rata teman FB saya tidak ada yang mempercayai permintaan oknum tersebut. “Saya sudah telepon Kasat Serse Polres Soppeng untuk menelusuri” tutupnya

Saya meminta kepada teman-teman FB saya agar tidak mempercayai segala permintaan dalam bentuk apapun yang mengatasnamakan inbox FB saya. “Mohon teman-teman FB jangan ada yang melayani jika ada permintaan macam-macam. Saya tidak tau apa yang membuat orang itu tega berbuat hal yang kurang terpuji itu. Semoga orang itu cepat sadar bahwa itu perbuatan tercela.” harapnya. (Edho)

Komentar

News Feed