oleh

Pasangan Gay Pelaku Pembunuhan di Bone

Matarakyat| Resmob Polda Sulsel berhasil ungkap kasus tindak pidana pembunuhan di Dusun Lalebata Desa Mattaropuli Kecamatan Bengo Kabupaten Bone. Korban bernama Junaidi Bin Remmang (54 Tahun) ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa serta terdapat luka tusukan dibeberapa bagian tubuh Junaidi. Sabtu, 23 Desember 2017

Terungkap, jika, pelaku penikaman yang membuat Junaidi Bin Remmang (54 Tahun), hanya karena hubungan mesra sesama jenis (Gay)

Dalam waktu 1 x 24 jam, Aparat kepolisian, Resmob Polda Sulsel, Polres Bone, berhasil mengungkap pelaku utama penikaman Aldi (18) dan Alfian (20), dengan dasar penangkapan LP / 62 / XII / 2017 / RES BONE / SEK LAPRI, Tanggal 24 Desember 2017.

Namun, satu pelaku pembunuhan, bernama Accung berhasil meloloskan diri dan masih t dalam pencarian aparat kepolisian

Informasi dari kepolisian menyebutkan, sebelum menghabisi nyawa korban, Aldi dan alfian bersama 3 rekan lainnya, berkumpul di rumah korban, termasuk rekannya bernama Accung yang juga kerap berhubungan badan dengan korban.

Dirumah tersebut, korban yang diketahui sudah pernah berhubungan intim dengan Aldi sambil menonton film porno gay bahkan mengajak Alfian untuk melakukan hubungan badan.

Di saat itu pula, ketiga pria ini menghabisi nyawa korban dengan melakukan penikaman berulang kali. Apalagi, diketahui pula korban baru saja menjual kendaraan roda duanya.

Selain menangkap Aldi dan Alfian, pihak kepolisian juga memgamankan dua remaja lainnya yang juga punya andil dalam pembunuhan itu. Yakni Riskal alias Ikkli (14 tahun) serta Haerul alis lulu (9 tahun) berstatus pelajar.

Keduanya diajak oleh para pelaku untuk mengantar ke Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Baca juga:
Matarakyat| Resmob Polda Sulsel berhasil ungkap kasus tindak pidana pembunuhan di Dusun Lalebata Desa Mattaropuli Kecamatan Bengo Kabupaten Bone. Korban bernama Junaidi Bin Remmang (54 Tahun) ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa serta terdapat luka tusukan dibeberapa bagian tubuh Junaidi. Sabtu, 23 Desember 2017

Terungkap, jika, pelaku penikaman yang membuat Junaidi Bin Remmang (54 Tahun), hanya karena hubungan mesra sesama jenis (Gay)

Dalam waktu 1 x 24 jam, Aparat kepolisian, Resmob Polda Sulsel, Polres Bone, berhasil mengungkap pelaku utama penikaman Aldi (18) dan Alfian (20), dengan dasar penangkapan LP / 62 / XII / 2017 / RES BONE / SEK LAPRI, Tanggal 24 Desember 2017.

Namun, satu pelaku pembunuhan, bernama Accung berhasil meloloskan diri dan masih t dalam pencarian aparat kepolisian

Informasi dari kepolisian menyebutkan, sebelum menghabisi nyawa korban, Aldi dan alfian bersama 3 rekan lainnya, berkumpul di rumah korban, termasuk rekannya bernama Accung yang juga kerap berhubungan badan dengan korban.

Dirumah tersebut, korban yang diketahui sudah pernah berhubungan intim dengan Aldi sambil menonton film porno gay bahkan mengajak Alfian untuk melakukan hubungan badan.

Di saat itu pula, ketiga pria ini menghabisi nyawa korban dengan melakukan penikaman berulang kali. Apalagi, diketahui pula korban baru saja menjual kendaraan roda duanya.

Selain menangkap Aldi dan Alfian, pihak kepolisian juga memgamankan dua remaja lainnya yang juga punya andil dalam pembunuhan itu. Yakni Riskal alias Ikkli (14 tahun) serta Haerul alis lulu (9 tahun) berstatus pelajar.

Keduanya diajak oleh para pelaku untuk mengantar ke Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Baca juga :

Pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa sebilah Badik yang digunakan untuk menikam, satu buah Buah HP merek Nokia Asha warna Hitam milik Korban dan satu buah alat mesin cukur elektrik warna putih milik Korban.

Penangkapan tersangka pembunuhan tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. Dicky So dani

Komentar

News Feed