oleh

Tim Anti Bandit Polres Gowa Cokok Tiga pelaku Pembunuhan

Barang bukti disita polres Gowa

(ft: surabayapost.net)

MATARAKYATMU  AModus sengketa tanah, seorang Sekretaris desa dibantai (24/12) Kurang dari 24 jam Tim Anti Bandit Polres Gowa, berhasil mengungkap kasus penbunuhan Sirajuddin Dg. Sijaya (50), Sekretaris Desa Taring Kecamatan Biring Bulu.

Hanya hitungan jam Senin (25/12/2017), tiga pelaku masing-masing Hakim (45), petani asal Kecamatan Tompobulu Gowa, DHL alias Mandang (55), petani dari kecamatan Tolo Jeneponto, dan SJD alias Udin (31), petani dari Tamarunang, Bantaeng.

Dugaan sementara jika motif pembunuhan akibat sengketa tanah di depan rumah H. Sinri, di Dusun Bangka-Bangkala Desa Taring, Kecamatan Biringbulu. Pelaku dengan menggunakan senjata tajam mengroyok korban dengan luka-luka dibeberapa bagian tubuh Sirajuddin.

Tidak puas memukul dan menendang korban kemudian metikam pada bagian perut hingga korban tidak sadarkan diri dan meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit dengan usus terurai.

Kapolres Gowa ABP Shinto Silitonga, SIK, MSi berharap keluarga korban, agar tetap menahan diri dan tidak terprovokasi untuk aksi-aksi balasan. “Polisi akan mengambil tindakan tegas pada warga yang tetap berani membawa sajam secara illegal”.ujar Shinta.

Tim Anti Bandit yang baru dibentuk Kapolres Gowa AKBP Shinta Silitonga tak mengecewakan hasil kerjanya. Tiga pelaku dan barang bukti yang berhasil disita petugas, 1 (satu) bilah parang ukuran sktr 55 cm milik sdr. DHL als Mandang, 1 (satu) bilah badik ukuran sktr 25 cm, milik sdr. HKM als Hakim, 1 (satu) lembar baju kaos, 1 (satu) lembar jaket warna hijau, 1 (satu) lembar celana jeans warna hitam dan 1 (satu) buah topi warna hitam.

Akibat kejadian pembunuhan berencana, pelaku telah melanggar Pasal 170 ayat ( 2) ke-3 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan matinya orang dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman pidana minimal 12 tahun penjara. (Vicky/*)

Komentar

News Feed