oleh

LSM Minta Aparat Hukum Telisik Dugaan Korupsi BPM-PD Bangkep, Ini Modusnya

-Daerah-2.634 views

MATARAKYATMU | Dalam kurung waktu dua tahun berturut-turut tahun 2016/2017 telah terjadi dugaan kuat  penyalagunaan Dana Alokasi Desa dan Dana Desa. Kejari Banggai Laut diminta menelisik kasus tersebut.

Penggunaan DAD dan Dana Desa diduga terjadi mark up serta penggunaan anggaran tidak jelas salah satunya perjalanan kepala-kepala desa se Kab. Banggai Kepulauan, dinilai hanya memubajirkan anggaran

Juga pengadaan leptop di 141 desa se kabupaten banggai kepulauan pada tahun 2016 degan memelan anggaran Rp.1.410.000.000 di tambah pengadaan buku-buku tahun 2017 menelan anggaran Rp. 3.525.000.000. diduga  menyalahi juknis berdasarkan Peraturan Kemendes No.6 tahun 2014 di mana pengadaan buku-buku yang harusnya mekanisme pengadaan buku lewat usulan ABDES dan hasil rapat desa tapi tiba-tiba buku-buku tersebut di adakan.

Kepada media Ketua LPKN Indonesia Timur, Tommy TB berdasarkan konfirmasi dan hasil investigation di beberapa  desa setiap desa kepala desa tidak satupun yang menjelaskan bahwa pengadaan buku-buku tersebut tidak pernah diusulkan tiba-tiba diperintahkan untuk mebuat usulan pengadaan buku-buku secara tiba-tiba degan menganggarkan melalui Dana desa sebesar Rp. 25.000.000.(dua puluh lima juta rupiah) per desa

“Seakan Kades dipaksakan oleh pihak BPM-PD”, ujar salah seorang kades yang namanya tidak bersedia ditulis.

Tommy juga dengan tegas meminta pihak Kejaksaan Negeri Banggai Laut untuk melakukan proses hukum terhadap Kepala BPM-PD Kabupaten Banggai Kepulauan, Muchsin Sania dengan dugaan merugikan keuangan negara. (Ifa)’

Komentar

News Feed