oleh

Stres, Bantai Anak dan Bunuh Isteri

MATARAKYATMU | Pagi buta, warga digegerkan kasus pembantaian satu keluarga yang dilakukan Mujiono, terhadap Kholifah,  dan Khoiriyah, disediakan ketiganya  RT 16 RW 10 Blok Celengmati Dsn. Kebonan Ds. Yosowilangun Kidul Kec. Yosowilangun yang diduga akibat stres karena mempunyai penyakit kompilikasi yang tidak kunjung sembuh.

Kasus berdarah di hari Natal ini berawal ketika warga terlelap tidur termasuk keluarga Mujiono. Sekitar jelang Subuh tiba-tiba Mujiono mengambil parang langsung membacokan anaknya  Khoriyah dengan mengenai bagian perut lalu korban berpura pura sudah mati.

 

Selanjutnya Mujiono masuk ke kamar dan langsung membacok istrinya yang sedang tidur  dengan luka pada bagian leher , kepala, punggung bagian belakang dan sebelah kiri, serta tangan sebelah kiri hingga korban meninggal dunia di tempat.

Setelah membunuh Istri dan anaknya lalu pelaku bunuh diri dengan cara menusuk parangnya pada bagian perut hingga ususnya keluar dan akhirnya meninggal dunia di tempat.

Mendengar suara gaduh saat Subuh hari sehingga para tetangga mendatangi rumah  Mujiono.dan sungguh mengerikan pemandangan yang dilihat warga dengan linangan darah di ruang tamu serta kamar korban dan pelaku.

 

Kejadian ini oleh warga melaporkan ke Polsek Yosowilangun dan  pihak aparat keamanan tiba di lokasi kejadian dan langsung memasang garis Polisi Line sedangkan.

Pihak kelurga meminta agar pelaku dan korban yang meninggal untuk tidak dilakukan visum dan akan di makamkan di TPU setempat sedangkan untuk Sdri. Khoriyah yang masih keadaan hidup dievakuasi ke RSD dr. Hartoyo Lumajang untuk mendapatkan perawatan medis, Kejadian tersebut sudah ditangani oleh pihak Polsek Yosowilangun dan Polri Lumajang, Jawa Timur.

Ditengarai jika aksi Mujiono tega membantai anak dan isterinya.dilakukan oleh pelaku yang diduga stres karena mengalami sakit komplikasi sejak lama dan tidak kunjung sembuh bahkan pelaku sudah sejak dulu ingin mati bersama dengan anggota keluarganya. (H.Rani/*)

Komentar

News Feed