oleh

DIAji Akan Menjadi Kompetitor di Pilwilkot Makassar

-Politik-1.196 views

MATARAKYATMU | Pasca penetapan KPU Kota Makassar terhadap pasangan patahana Danny Pomanto-Indira Mulyasari sebagai Calon Kepala Daerah pada Pilwalkot 2018, membuat konstalasi Pilkada kota Makassar semakin memanas setelah kehilangan dukungan partai politik yang kemudian menempuh jalur perseorangan.

Hal tersebut sekaligus membuat situasi yang jarang terjadi dimana patahana tidak mengandalkan dukungan Parpol sebagai kendaraan menuju perhelatan Pilkada serentak 2018.

Kini masyarakat Kota Makassar menanti hingga awal Januari 2018 siapakah yang akan menjadi penantang pasangan DIAMI, beberapa pasangan yang terus menggalang dukungan partai politik yaitu pasangan Syamsu Rizal MI dan Iqbal Djalil serta pasangan Munafri Arifuddin dan Rahmatika Dewi.

Tentu juga nantinya akan ketahuan apakah pilkada kedepan akan berlangsung dengan skenario kotak kosong, head to head ataupun tiga pasangan.

Atas penetapan pasangan DIAMI sebagai calon yang memenuhi syarat bertarung pada pesta demokrasi lima tahunan di Kota Makassar, kerabat Deng Ical angkat bicara sekaligus mengapresiasi atas hasil rapat pleno penetapan Komisi Pemilihan Umum Kota Makassar.

Apresiasi tersebut sebagai wujud pengimplementasian sikap dan nilai budaya orang Bugis Makassar yakni Sipakatau, sipakainge, sipakalebbi dalam mewujudkan iklim demokrasi yang sehat dan adil sekaligus memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, bahwa walapun berbeda pilihan dan dukungan dalam konteks demokrasi tetapi jalinan silaturahmi dan interaksi sosial tetap harus terjaga.

“Selamat kepada pasangan Danny-Indira bersama tim atas penetapannya  sebagai calon kepala daerah dari jalur perseorangan, sebagai kompetitor pada Pilkada Kota Makassar 2018 segenap kerabat Deng Ical-Iqbal Djalil mengapresiasi segala upaya kerja keras yang telah ditempuh untuk sampai saat ini. Dan Insha Allah dalam waktu yang tidak lama pasangan DIAJI akan menyusul untuk memastikan diri sebagai salah satu kompetitor dalam Pilkada kedepan, kesempatan ini kami mengajak seluruh komponen masyarakat baik kandida dan tim untuk mempertontonkan sebuah pesta demokrasi yang sehat dan adil dengan mengedepan kompetisi beradu ide dan gagasan dalam membangun Kota tercinta” ungkap Muh. Saleh Said dari komunitas Sahabat Muda DI.

Menurut Muh. Saleh Said bahwa Kota Makassar sudah terlanjur berani mengambil brand sebagai Kota Dunia, olehnya itu saatnya masyarakat Kota Makassar membuktikan bahwa predikat tersebut sudah layak disandang, paling tidak dalam membangun citra positif iklim demokrasi, seperti layaknya perhelatan politik kota-kota besar didunia yang senantiasi memberikan pendidikan politik yang positif tanpa merusak tatanan sosial kemasyarakatan.

“Mari berbeda pilihan politik namun punya tujuan yang sama yakni mewujudkan kota modern dengan masyakaratnya sejahtera yang dilandasi kearifan lokal.  Tidak lama lagi kita memasuki masa perhelatan politik, mari bertarung, mari beradu ide dan gagasan dan mari berlomba meyakinkan masyarakat siapa yang layak mengembang amanah kepemimpinan Kota Makassar lima tahun kedepan. Salam Demokrasi” Tutup Muh. Saleh Said

Komentar

News Feed