oleh

Awas! Tinggi Penggunaan Narkoba Pada Anak di Gowa

-Daerah-1.535 views

MATARAKYATMU | Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK, MSi pagi ini, Minggu (31/12)  melakukan rilis akhir tahun sebagai bentuk transparansi kinerja dan akuntabilitas publik. Kinerja yang ditampilkan  meliputi kinerja Satreskrim, Satnarkoba, Satlantas dan Sipropam.

Adapun analisa kinerja sepanjang 2017 dari 4 fungsi kepolisian tersebut adalah Fungsi Reskrim jumlah LP masuk keseluruhan sebanyak 2.160 kasus dimana 1.066 kasus dilaporkan ke Polres Gowa, 1.094 kasus dilaporkan di Polsek jajaran

Penyelesaian perkara di Satreskrim sebanyak 187 kasus atau 17,5%, menurun bila dibanding 2016 sebesar 64,2% dan kejahatan dominan di Gowa adalah streetcrime total 400 kasus (37,5%) diikuti oleh tipu gelap 104 kasus (9,75%), aniaya anak 67 kasus (6,28%), aniaya dan keroyok 56 kasus (5.6%), dan sajam 33  kasus (3%)

Streetcrime dominan terjadi di wilayah perumahan dengan waktu rawan yaitu periode 00.00-03.00 Wita dan 15.00-18.00 Wita shg perlu antisipasi dgn Ops Cipkon dan perbaikan manajemen sekuriti perumahan melalui Crime Prevention Through Enviromental Design (CPTED)

Sementara kasus korupsi, Polres Gowa tangani 3 kasus tipikor dengan  kerugian negara Rp 3,4 M dan selamatkan uang negara Rp300jt

Pada jajaran kewilayahan, Polsek yang paling banyak terima LP adalah Bontomarannu (228 kasus), Bajeng (186 kasus) dan Sombaopu (180 kasus) dgn kinerja tertinggi yaitu Sombaopu (67,7%) dan terendah yaitu Bontomarannu (21%)

Fungsi Narkoba jumlah ungkap narkoba 2017 sebanyak 108 kasus, dominan shabu 90 kasus dan salah guna obat keras (daftar G) 13 kasus

Jjumlah penyitaan narkoba meliputi shabu 242,743gr, ganja 331,65gr, obat G 5.567 butir, dan miras 1.327 botol (sdh dimusnahkan) dengan  jumlah tsktersangja yang ditangkap 2017 sebanyak 132 org, dominan pria dewasa 117 org, 10 wanita dewasa dan 5 org anak2

“Fakta bahwa anak2 sudah terlibat narkoba di Gowa perlu diantisipasi dengan edukasi dan pengawasan dari orangtua,” ujar Shinta kepada sejumlah jurnalis.

Dilaporkan pula fungsi Lantas, jumlah kecelakaan terjadi 2017 sebanyak 333 kasus, 48 diantaranya korban meninggal dunia, 102 luka berat, jumlah tsb turun bila dibanding 2016 sebanyak 470 kasus dengan kerugian material akibat laka mencapai sktr Rp592juta

Dari jumlah kecelakaan tersebut berhasil diselesaikan sebanyak 251 kasus (75,4%) dominan dilakukan dgn alternative dispute resolution (ADR) sbnyk 211 kasus (60%)

Fungsi terakhir adalah Propam dengan  32 pengaduan masyarakat tentang perilaku anggota, 2 terkait kode etik profesi dan 30 lainnya ttg peraturan disiplin

Pengaduan masyarakat 2017 meningkat 18 kasus (128,57%) bila dbanding dumas 2016. 13 pengaduan sudah diselesaikan dengan putusan tetap dan 19 lainnya masih proses

“Pada prinsipnya analisa akhir tahun ini menjadi bahan koreksi bagi kami utk meningkatkan kinerja Polres Gowa pada tahun 2018. Kami siap menerima kritik membangun dari para stakeholders atas tampilan kinerja pada tahun 2017 ini,” kata Akbp Shinto Silitonga menutup acara press release. (Vicky)

Komentar

News Feed