oleh

Ahyar Mori Damaikan PDIP Dengan Gerindra. Ini Penjelasanya.

-Politik-1.321 views

| Pertarungan Politik memang mengasyikan, itulah ungkapan penyanyi legendaris Indonesia Iwan Fals. Sebagaimana dijelaskan dalam potongan bait lagunya, Dunia politik gak asik kalau gak ngatur.

Pertarungan politik dalam merebutkan kursi kepemimpinan di Gubernur NTB semakin menarik. Hal-hal yang tak di duga dan tak pernah terpikirkan oleh khalayak ramai pun terjadi dalam pertarungan Pilgub Nusa Tenggara Barat.

Dukungan partai sangat penting sebagai kendaraan politik, namun dalam berpolitik tidak semua partai itu bisa di ajak koalisi. Hal yang berbeda terjadi pada tim AMAN (Ahyar-Mori) dengan slogan dan semboyanya NTB UNTUK SEMUA telah mendamaikan dua partai besar. Dimana kedua partai tersebut selama ini sangat sulit untuk di damaikan bahkan dalam kompetisi PILPRES. Ungkap Agus Fahrin Minggu, (7/1)

Agus Fahri yang akrab disapa Guru Kaci sebagai Tim kemenangan Ahyar-Mori menjelaskan bahwa “Ahyar Mori adalah pemersatu masyarakat NTB, pemimpin ideal dalam sebuah Negara. Harus di akui bahwa kesuksesan awal dari Ahyar – Mori adalah mampu menyatukan dua tokoh besar yaitu Prabowo (GERINDRA) dengan Jokowi (PDI P)”.

Seperti itulah fakta di NTB, Ahyar – Mori hadir menyatukan Niat, Emosional, Rasa, Pandangan serta Pikiran, sikap dan tujuan masyarakat NTB dalam kehidupan sosial politik untuk membangun perubahan besar demi kemajuan NTB.

Agus menambahkan, “Perubahan besar butuh niat besar, niat besar butuh tekad besar, tekad besar butuh pikiran besar, pikiran besar butuh tindakan besar, Tindakan besar butuh pemimpin yang berjiwa besar. AMAN (Ahyar-Mori), NTB UNTUK SEMUA”.

Liputan : KC/Yudhy

Komentar

News Feed