oleh

BPKB Aspal, Adira Sita Jaminan Fidusial Sepihak

MAKASSAR | Pihak keluarga menyesalkan sikap Adira Finance cabang Makassar 1 yang berbuntut pengeroyokan terhadap Muhammad Aras dan Amri, Senin (8/1/2018) tadi siang, dilakukan oknum lembaga pembiayaan itu.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, penyitaan tersebut dilakukan secara paksa oleh pihak Adira, sehingga Aras mendatangi Kantor cabang Makassar1 untuk mengkomplain atas penyitaan paksa saat sedang berkendara di Gowa.

“Dari Adira sendiri menjelaskan kalau motor tersebut ditarik karena pembayarannya menunggak, padahal motor ini saya cash, makanya kami datang mengkonfirmasi kenapa ditarik?,” jelas Ibu Aras saat dimintai keterangan.

Selain itu, Ibu Aras menegaskan bahwa pihaknya mempunyai kelengkapan surat-surat kepemilikan kendaraan.

Lanjut dijelaskan, memang pernah hilang BPKBnya ini motor, tapi pasca kehilangan kami langsung melaporkan dan dibuatkan duplikat BPKB resmi. Kemungkinannya, BPKB asli ada yang temukan lalu gadai di Adira, entah siapa, yang pasti ada permainan didalamnya sehingga bisa cair itu dana, sejauh ini yang ditahu ada orang yang memasukan berkas,” jelas Ibu kedua korban tersebut.

“Masalahnya ini, kenapa ada penyitaan paksa. tidak ada surat ataupun dokumen penyitaan dari pihak Adira. setidaknya Adira memberi kejelasan, kenapa sampai harus dirampas dijalan,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, Kedua korban hanya melaporkan kasus penganiayaan yang didapati ketika melakukan komplain di Adira.

Kapolsek Panakukang, Kompol Ananda Fauzi menjelaskan pihaknya masih memproses laporan korban sesuai dengan pasal 351 dan 170 KUHP.

“Sementara ini, kami hanya menindak lanjuti laporan terkait kasus penganiayaan. Kami meminta pihak penyidik menghadirkan semua pelaku pengeroyokan di video itu. Yang jelas kami fokus pada kasus penganiayaan dulu,” jelas Kapolsek.

Sejauh ini, pihak Adira enggan memberi komentar terkait sikap karyawannya terhadap Aras dan Amri termasuk ihwal dugaan pembiayaan BPKB Aspal. (Vicky)

Komentar

News Feed