oleh

Biadab! Ayah Gauli Anak Tiri Selama 17 Bulan di Maros

MAROS | Jika ada anugerah record daerah tertinggi kasus pencabulan ayah terhadap anak tiri maka memungkinkan salah satu menyabet juara adalah Kab. Maros. Betapa tidak. Di bulan Desember 2017 saja terjadi kasus dimaksud hingga tiga kali, dua dilakukan ayah kandung, terakhir dilakukan ayah tiri.

Kasus amoral ini terakhir kali terjadi pada pertengahan Desember 2017l, seorang ayah tiri bejat, DT (57) tega menggagahi anak tirinya, NF (14) di rumahnya di Tompobulu. Ironisnya lagi, perlakuan sang ayah tiri ini sudah dilakukan sejak 17 Bulan lalu atau Juli 2016.

Kejadian ini dibenarkan Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Maros, Iptu Kasmawati.

“Kasus ini terungkap saat sepupu korban, NF, memergoki ayah tiri yang tengah melakukan hubungan badan dengan korban di rumahnya sekitar 12 Desember lalu.

Perbuatan bejat ini  kemudian diberitau ke ibu korban, BS (43) dan menceritakan apa yang dilihat. “Tetapi saat itu ibu korban, BS tidak percaya karena tidak ada bukti, sehingga tidak dilaporkan ke polisi,” katanya Kasmawati.

Hingga suatu ketika ada kenduri perkawinan keluarga mereka akhir Desember, perlakuan DT terhadap anak tirinya disampaikan ke ayah kandung korban, AS (60). “Jadi ayahnya inilah yang melapor ke kami,” lanjut Kasmawati.

Usai dilaporkan kasus ini ke polisi, Di hadapan penyidik, korban yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP ini mengaku telah disetubuhi pelaku berkali-kali sejak Juli 2016. Dia mengaku takut melapor, karena diancam oleh pelaku.

Dia mengatakan, dari hasil visum, ditemukan selaput darah yang tidak utuh lagi. Ditambahkan Kasma, selama bulan Desember, sudah ada tiga kasus ayah menyetubuhi putrinya.

Akibat perbuatannya, DT diancam pencarian seumur hidup dengan sangkaan melanggar pasal 81 ayat 3 jo pasal 76D UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta pasal 46  jo pasal 8 huruf a UU No. 24 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. (Ifa)

Komentar

News Feed