oleh

Muspida Tator Komitmen Hentikan Judi Sabung Ayam Dan Adu Kerbau

MATARAKYAT-TATOR. Sosialisasi untuk mengajak masyarakat menghentikan dan menolak judi sabung ayam maupun adu kerbau, digelar oleh Pemda bersama Polres dan Kodim 1414 Tana Toraja, di gedung Tammuan Mali’. Sabtu (13/01).

Adu kerbau hanya dilaksanakn saat prosesi ma’ karu’dusan sebagai prosesi adat seperti yang terjadi di adat Bebo’ Kecamatan Sangalla’. Aktifitas tersebut tidak pernah ada dari dulu melakukan adu kerbau diluar prosesi konteks adat. Ungkap Camat Sangalla Utara.

Hal senada disampaikan oleh para unsur Rohaniawan dalam sosialisasi tersebut bahwa prosesi adat di Toraja itu sudah dari dulu namun, namun tambahan-tambahan prosesi dari anggapan masyarakat Toraja sekarang inilah yang menjadikan prosesi adat disalah artikan dengan menggandengkan unsur judi, sedangkan semua ajaran agama sangat melarang judi, jadi marilah kita menghentikan dan menolak judi.

“Komitmen dan kemauan,
Tidak ada Pemerintah yang menginginkan judi,  jadi saya mau fakta integritas dari semua Camat, Lurah, dan Lembang-lembaga lain untuk berkomitmen dan berkemauan untuk menolak serta hentikan judi sabung ayam dan adu kerbau”, tegas Nicodemus Biringkanae selaku Bupati Tana Toraja di Gedung Tammuan Mali’, Makale.

Adapun yang hadir dalam forum diskusi dan sosialisasi tersebut, Kapolres, Dandim 1414, Bupati, Kasi Intel Kejari, Ketua DPRD, dan Sekda, serta di hadiri Camat sampai Kepala Kelurahan/Desa se Tana Toraja bersama Jajaran OPD.

Liputan : Wildan

Komentar

News Feed