oleh

150X Beraksi Raja Copet Ditelikung Polda Sulsel

KENDARI  | Tim khusus Polda Sulsel bersama dengan Unit Jatanras Satuan Reskrim Polres Maros dan di dampingi Anggota Timsus Harimau Polres Kendari Polda Sultra Berhasil mengakhiri petualangan pelaku spesialis pencurian uang nasabah Safri dan Rukmana di Mandongan, Kendari, Sultra.

Kedua pelaku ini sedikitnya memiliki enam laporan polisi di wilayah hukum PolrEs Maros, Polda Sulsel hingga Timsus Polda Sulsel dan Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Maros mulai melakukan penyelidikan.

Kemarin, 14 Januari 2018 sekitar pukul 20.00 Wita diperoleh informasi tentang keberadaan Sapri di wilayah Mandongan, Kec. Mandongan, Kota Kendari, Prov. Sultra

Timsus Polda Sulsel dan Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Maros yang di back up anggota Timsus Harimau Polres Kendari Polda Sultra bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap lelaki tersebut,

Hanya butuh waktu satu jam Tim berhasil mengamankan DPO bernama Rukman Dg. Roa, warga Jl. Manunggal Kec. Template Makassar serta Sapto, penduduk Kab. Gowa di sebuah kamar kos di wilayah Mandongan, Kec. Mandongan,Kota Kendari Prov. Sultra.

Di depan petugas, keduanya Sapri dan Rukman mengakui telah beberapa kali melakukan pencurian uang nasabah bank dan pecah kaca di wilayah Provinsi Sulsel dan Provinsi Sultra.

Rentetan aksi komplotan ini diantaranya, Jl. Cendrawasi Makassar sekitar tahun 2016 dapat 100 juta. Di dekat kantor pos cendrawasi bersama temannya : Tambi, Sibali,  Tukul,  Arung dan iwan

Kemudian Jl. Rappocini Makassar sekitar tahun 2016 dapat 70 juta. Depan show room motor bersama temannya : Sibali, Acculu dan Iwan

Juga di Panaikang Makassar sekitar tahun 2016 dapat 50 juta bersama temannya : Sibali dan Iwan dan Jl.Latimojong Makassar sekitar tahun 2016 dapat 1 unit Hp samsung Android dan 1 laptop acer bersama temannya Chandra, Erwin dan Alm. Ali Pesek

Di Jl. Pettarani Makassar sekitar tahun 2016 komplotan ini dapat 1 unit Hp samsung android dan 2 juta. depan Telkom.

Beberapa lokasi lain seperti Jl. Cendrawasi depan stadion Mandiangin sekitar tahun 2016 dapat 500 ribu,  Jl. Abd. Dg Sirua Makassar sekitar tahun 2016 dapat 1 juta., Abd. Kadir Makassar sekitar tahun 2016 dapat 2.5 juta bersama temannya : Sibali

Bukan hanya di Makassar, di Kab. Pangkep sekitar tahun 2016 dapat 50 juta. pasar Pangkep kota depan penjual emas bersama temannya Chandra, Alm.Ali Pesek, Sibali, Acculu dan Iwan

Masih di Pangkep sekitar tahun 2016 dapat 15 juta depan Yamaha Pangkep bersama temannya : Chandra, Sibali, Acculu dan Iwan

Kemudian di Pinrang sekitar tahun 2017 dapat 60 juta. bersama temannya : Tambi, Sa’i, Hardi, Hariya dan Sul

Dilokasi lain, Kab. Bone sekitar tahun 2017 dapat 60 juta. Dekat dari Bank BRI Bone bersama temannya : Chandra, Bulla dan Tambi

– Takalar sekitar tahun 2016 dapat 2 juta dan 1 Hp Samsung Android bersama temannya : Chandra

Sementara di Jeneponto sekitar tahun 2016 dapat 500 ribu, 1 unit Hp Nokia senter dan 1 unit Hp samsung android bersama  Chandra

Maros sekitar bulan Februari 2017 dapat 2 unit Hp samsung android dan 1 unit Hp Ipad gold bersama temannya : Chandra, Dg. Siala dan erwin

Di Sultra, lokasi Pasar Panjang Kendari sekitar tahun 2017 dapat 1 unit Hp samsung android bersama temannya : Rukman Dg. Roa

Depan SD Mandongan kendari sekitar tahun 2017 dapat 5 juta bersama temannya : Cambang dan Rukman Dg. Roa

Pasar Lawata Kendari sekitar tahun 2017 dapat 1 unit Hp samsung android Sapri bersama Rukman Dg.Roa dan puluhan lokasi lain.

 

Dari 2016 sampai tahun 2017 DPO Lk. SAPRI mengakui lebih dari 100 X melakukan copet di wilayah Prov. Sulsel dan 2017 sampai sekarang Dapur dan Rukman Dg. Roa mengakui lebih dari 50 X melakukan copet di wilayah Prov. Sultra.

(doel)

Komentar

News Feed