oleh

Dituduh Ikut Terlibat Politik Praktis, Ini Penjelasan Tertuduh

-Daerah-1.366 views

GOWA|  Kepala Dinas pendidikan Kabupaten Gowa Salam, menjawab tudingan mengenai dirinya yang diduga telah melakukan politik praktis dan telah dilaporkan di Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Sulsel.

Ia mengungkapkan foto yang sebelumnya digunakan oleh Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa  (GAM) sebagai bukti ketika melapor di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel pada rabu 17 Januari 2018, sama sekali tidak ada kaitannya dengan Pilgub 2018

Salam menjelaskan,  dalam foto tersebut yang menggambarkan dirinya sedang berpose seperti salah satu salam simbol calon dipilgub 2018 yakni salam Punggawa itu merupakan hanya sebatas dalam konteks pendidikan.

“Ini yang perlu di ketahui, foto yang diambil dari website resmi dinas pendidikan Gowa itu dimasukkan sekitar bulan februari tahun lalu yakni 2017. Foto itu benar, tapi itu dalam konteks pendidikan” ujarnya saat ditemui di kantornya, kamis (18/1)

Alasannya, pose dalam foto tersebut merupakan sebuah simbol pendidikan, dimana tangan kiri itu sebagai simbol kecerdasan negatif yaitu keterbodohan, ketertinggalan, sementara tangan kanan yang menutup tangan kiri sebagai kecerdasan positif.

“Yang menurut saya (tangan kanan) ini berupaya untuk menekan dan meminimalisir mengenai ketertinggalan, kebodohan jadi ini konteksnya adalah salam kecerdasan” tambahnya

Sementara itu, ia juga mengaku,  pada saat pengambilan foto tersebut dirinya tidak mengetahui sama sekali apakah calon yang membawa salam punggawa tersebut bakal maju di Pilgub 2018.

“Intinya itu semua dalam konteks pendidikan. bukan untuk keperluan pilgub 2018,  sama sekali tidak” tegas Kepala Dinas Kabupaten Gowa Salam

Bahkan setelah maju pun salam menyatakan telah memberikan instruksi kepada seluruh ASN yang berada dilingkup Dinas pendidikan Gowa untuk sementara tidak memberikan salam kecerdasan tersebut.

” Kami menyadari sepenuhnya, ketika dia sudah mendaftar sebagai calon gubernur, maka sejak saat itu kami tidak menggunakan lagi atribut itu, yang terkait dengan punggawa itu, termasuk yang diwebsite itu kita sudah hilangkan” tandasnya (noya)

Komentar

News Feed