oleh

Butuh Strategis Yang Kuat Untuk Lawan DP, Ini Kata Pengamat

Matarakyatmu_Makassar, | Pengamat Politik Arqam Azikin melihat kans Munafri Arifuddin (Appi) sebagai Calon walikota Makassar akan terbuka bila merubah strategi dan taktik politiknya untuk bisa mengeser petahana saat ini Moh Ramdhan Dhany Pomanto.

“Khusus Appi dan DP karena ini pertarungan antar incumbent dan bukan incumbent, apa lagi ini pertarungan politik pertama Appi, bila hanya mengandalkan partai dia akan sulit mengalah kan petahana dhany pomanto, dia harus merubah taktik politiknya” ujar Arqam Azikin saat di temuai di Warkop 212 Jln Boulevard, Sabtu (20/1)

Arqam Azikin melihat sementara ini, taktik politik Appi masih normal dan standar, bila ia hanya mempercayakan partai politik untuk memenangkan, ia rasa tidak bisa, Appi harus merubah strateginya bila ingin menantang secara serius Dhany pomanto, karena petahana dalam rating survey trendnya masih tinggi apalagi dia masih incumbent

Dhany butuh lawan politik yang lebih kuat, bila melihat standar politiknya yah, saya tidak tau, apakah Appi ini merubah strategi politik 3 bulan terakhir, tapi kalau masih mempercayakan kepada ketua partai apalagi merasa dirinya ketua tim dari partai politik, tidak percaya saya dia bisa melakukan perlawanan“ ungkapnya

Lanjut Arqam, ia menuturkan, Appi tidak bisa hanya mengandalkan kan partai saja ia harus memliki daya tarik serta mengejar beberapa syarat khusus sebagai pemimpin daerah

“Appi ini punya 12 partai hari ini, Dhany hanya satu partai, kalkulasi saya bila hanya mengandalkan partai tidak menang, pilkada itu bisa orang menang kalau ada kekuatan figur, kekuatan figur itu daya tarik, daya tarik politik, daya tarik komunikasi,

Daya tarik agenda, daya tarik program, kredibilitas ketokohan, kemampuan meyakinkan publik, nah, itu pak Appi harus kejar,  Appi inikan baru masuk dalam sesi politik kalau DP kan sudah pengalaman, untuk melawannya tidak mungkin hanya memakai partai” tutur Arqam

Lanjutnya, “Kalau hanya memakai partai saya rasa salah metodelogi, harus di rubah ini metode poltiknya, tida bisa mempercayakan pada elit partai untuk memenangkan pak Appi“ jelasnya

Saran Arqam Azikin,  kedepannya, ini pertandingan strategi bukan pertandingan opini dan elit politik partai di Makassar, Makassar ini pemilih besar, jumlah pemilihnya 800 ribu dari sekitar 1,2 juta, ia juga berharap jumlah pemilih kali ini bertambah menjad 60, 70 persen, untuk target KPU Arqam mendukung dan mensuport, supaya partisipasi pemilih  bertambah, agar bisa menjadi role model atau contoh di kota-kota lain di seluruh Indonesia

Terakhir ia menambahkan, Eskalasi politik Pilkada Kota Makassar makin meninggi ia menyarankan agar di antara calon dan tim sukses tidak memprovokasi supaya tidak terjadi gejolak dramatis dan konflik.

Liputan : Noya

Komentar

News Feed