oleh

Dinilai Mandek, LPKN Desak Kejari Tuntaskan Kasus Korupsi Proyek Air Bersih

Matarakyatmu | Dugaan kasus korupsi proyek air bersih Paisu Sinangkal Kecamatan Tinangkung yang merugikan Negara sebanyak miliyaran rupiah kurang lebih 25 miliyar pada tahun anggaran 2011- 2012 lalu hinggah Kini belum dapat di nikmati oleh masyarakat akibat airnya tidak mengalir.

Kepada Media ini Ketua LPKN Indoneaia Timur Tommy TB kembali meminta secara tegas kepada pihak Kejaksaan Negri Baggai Laut yang hinggah saat ini belum ada titik terangnya. Sabtu (20/01).

Kasus tersebut udah berjalan lima tahun di Kejari, hinggah Kini belum juga kunjung selesai pada hal kasus tersebut memenuhi unsur pidan karena melanggar UU No. 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi serta intruksi President nomor 5 Tahun 2004 tentang percepatan penanganan korupsi dan percepatan pembangunan.

LPKN sebagai lembaga kontrol sosial yang ikut berpartisipasi memberantas korupsi sesuai amanat politik 71 tahun 2000, serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi jika ini adalah kasus yang merugikan Negara.

“Kami pertanyakan ada apa degan kasus air paisu sinangkal yang menelan anggaran APBN, APBD 1 dan APBD 2 hinggah sampai saat ini terkesan ada pembiaran degan kasus tersebut” Ujar Tommy

Lanjut, Tommy degan tegas menambahkan jika kasus air paisu sinangkal tidak di unsur tuntas, saya minta pihak Kejari menjelaskan ke pablik secara terbuka agar pablik tau ada apa di balik kasus dugaan kasus korupsi tersebit.

Liputan : Rls

Komentar

News Feed