oleh

Pelaku Pembunuhan Polantas KP3 Masih Misteri

Telah terjadi dugaan pembunuhan terhadap anggota lalu lintas bernama Aiptu Samsul Huda ( 49 tahun), Dimana korban ditemukan pertama kali jalan Arteri Yos Sudarso arah bandara (kalibanteng) tepatnya depan hotel Puri Garden sekitar tempat pembuangan sampah, oleh dua orang saksi yang kebetulan melintas. Sabtu ( 20/01/18)

Identitas korban bernama Samsul Huda Pangkat Aiptu bertugas sebagai Anggota Lalu Lintas KPPP , lahir di Magelang 2 April 1969, alamat Jalan Candi Mutiara Tmr IV/337, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan.

Adapun dua saksi yang dilokasi masing-masing bernama Andhika Bagas Prahara (33 Tahun) alamat Perumahan Wahyu Utomo AA 34, Rt.01, Rw.VI, Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan dan Gunawan (46 Tahun) , alamat jalan Tugurejo, Rt.02, Rw.I, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Ngaliyan.

Hasil rilis yang diterima redaksi matarayatmu.com.Persitiwa terjadi bermula sekira jam 00.15 wib saksi pulang dari kawasan Cipta (gudang kontainer), sesampai di TL Anjasmoro lampu merah berhenti. Setelah lampu hijau kedua saksi melaju ketika sudah berjarak sekitar 400 meter dari TL Anjasmoro diketahui oleh saksi Andika bahwa ada orang tergeletak dan berusaha untuk minta bantuan kepada saksi bernama Gunawan.

Meraka dapati seorang laki – laki dengan memakai atribut Polri dalam posisi terlungkup masih bernafas, memakai helm warna putih, jaket warna hitam bertuliskan zirang honda disampingnya sepeda motor metik mio warna biru No. Pol : K-6535-RS dalam keadaan terjatuh ke samping kanan serta mengeluarkan darah yang cukup banyak.

Foto: Tangan Korban terdapat luka (dok. Istimewa)

Kemudian saksi pertama bernama Andi lakukan pengecekan ke korban ternyata korban masih bernafas. Terlihat disekitar TKP tidak ditemukan tanda- tanda bekas kecelakaan seperti goresan dan posisi sepeda motor tidak menyala, kunci kontak dalam keadaan off serta posisi standar samping dalam keadaan terparkir.

Lalu kemudian saksi melaporkan perustiwa tersebut, kemudian KSPKT Regu III Aiptu Rukhani ,dipimpin langsung Kapolrestabes beserta Piket Reskrim, Piket Intelkam, Piket Polsek, Kasat dan Wakasat Reskrim, Kapolsek Semarang Barat, mendatangi tempat kejadian perkara namun korban ditemukan telah meninggal dunia.

Lalu kemudian petugas kepolisian menagamankan tampat kejadian perkara lalu menghubungi Inafis setelah itu membawa korban ke RS Karyadi.

Setelah dilakukan olah TKP oleh Inafis Sat Reskrim dan Laka Lantas Polrestabes adapun hasil pemeriksaan awal ditemukan luka benda tajam di jari kelingking sebelah kanan, jari jempol sebelah kiri, Paha kanan bagian belakang robek terdapat sobekan pada tas korban, sobekan di jaket bag depan sebelah kanan, tembus gampol, rompi hingga baju dalam mengenai perut sebelah kanan dan kiri sepanjang 3 cm.

Terdapat luka tusuk di dada kanan sebelah atas dan tengah dan luka tusuk di perut sebelah kanan dan kiri.

Hingga berita ini ditayangkan petugas kepolisian belum dapat mengetahui motif dugaan pembunuhan tersebut

Hingga saat ini jajaran kepolisian masih berusaha keras di lapangan untuk dapat mengungkap pelaku pembunuhan.

Apabila masyarakat yang kebetulan mengetahui atau menyaksikan peristiwa yang terjadi di Arteri Yos Sudarso arah bandara (kalibanteng) agar segera membantu aparat kepolisian agar kasus dugaan pembunuhan bisa terungkap secepatnya. (PR)

Komentar

News Feed