oleh

Bisnis Sex Dolly Kembali Menggeliat, Ini Modus Operandinya

SUARABAYA | Upaya Pemerintah Kota Surabaya merubah wajah eks prostitusi Dolly nampaknya tidak seratus persen berhasil. Buktinya, Buktinya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes Surabaya, yang kembali menggagalkan bisnis esek-esek di lokasi tersebut.

Pengungkapan Unit PPA Polrestabes Surabaya ini berhasil menangkap germo di eks lokalisasi Dolly masing-masing bernama Basuki (39) dan Tasripin (40).

Keduanya diamankan bersama tiga korban perempuan PSK yang dijajakan oleh kedua tersangka. Setiap korban dijajakan kepada pria hidung belang berkisar Rp 200 ribu hingga Rp 3000 ribu untuk short time.

Menurut AKBP Sudamiran, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, para tersangka biasanya kerap nongkrong di depan gang kawasan Putat dan menawarkan para perempuan PSK dengan memperlihatkan melalui gambar di ponsel.

“Jika harga disepakati, maka tersangka akan mengantarkan ke rumah sewaan di dalam kampung,” kata AKBP Sudamiran, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya.

Polisi masih mengembangkan kasus tersebut, karena ditengarai masih bamyak lokasi prostitusi yang kembali aktif di perkampungan Dolly dan Jarak (edho)

Komentar

News Feed