oleh

Masyarakat Cenderung Pilih Uang Daripada Figur, Ini Hasil Surveynya.

Matarakyatmu_Makassar,- Menurut Penelitian yang dilakukan oleh KPK, pemilih Pada Pilkada cenderung memilih calon yang mempunyai kekuatan finansial yang kuat di banding calon terbaik, pernyataan ini di katakan langsung Wakil ketua KPK Laode Muhammad Syarif saat di temui di Hotel Fave Jln Pelita, (23/1/018), usai menghadiri Konsolidasi Civil Society Regional Indonesia Timur

“Ternyata bukan orang terbaik biasanya yang dipilih tetapi orang yang paling banyak memiliki uang, sehingga orang paling banyak uangnya bisa membayar suara seperti itu, makin banyak uangnya kemungkinan untuk menang pilkada itu makin besar juga“ ujar Laode Muhammad Syarif

Lanjut Laode menjelaskan, Hampir semua pemilukada yang berlangsung di seluruh Indonesia, mempunyai kemungkinan untuk memanfaatkan uang untuk memenangkan Pemilu. Tapi karena ini adalah forum konsolidasi Indonesia timur dan bertempat disini, sekaligus kita menghimbau agar pemilihan Gubernur Sulsel berjalan dengan lancar dan bebas dari praktek- praktek yang merugikan masyarakat

KPK sangat menganjurkan bila masyarakat menemukan praktek politik Uang, segera laporkan “Oleh karena itu kalau ada yang seperti saya katakan, bila ada kandidat yang menawarkan uang pada pemilihan nanti, tolak uangnya dan laporkan orangnya,  jadi kalau ada yang menawarkan membeli suara uangnya di tolak dan melaporkan orang yang menawarkan,

KPK sangat berharap proses demokrasi yang akan berjalan nanti serentak di seluruh Indonesia khususnya Sulsel dapat berjalan lancar dan jauh lebih baik dibanding sebelumnya

Laode Menyarankan kepada penyelenggaraan pilkada agar melaporkan kepihak terkait bila mendeteksi kecurangan atau mendapat intervensi

“KPU itu harus jujur,  independen dan tidak memihak, oleh karenaitu bila mana mereka mendeteksi kecurangan atau mereka dipaksa untuk berbuat curang laporkan saja ke KPK” tegas Laode syarif

Liputan : Noya

Komentar

News Feed