oleh

ABG Pelaku Begal 8 TKP Dilumpuhkan “Timah Panas”

GOWA | Satu dua pelaku kriminal Curat dan Curanmor “Tumbang” di ujung timah polisi tapi aksi sama kembali terjadi dan menimpah Emirensiana, salah seorang mahasiswa saat berada perempatan Manggarai, Kec. Somba Opu, Kab. Gowa, Sulsel. Pelaku berhasil dibobol warga dan kembali polisi mengumpulkannya saat hendak melarikan diri.

Aksi begal kali ini terbilang nekat sebab dilakukan saat siang bolong dengan kepadatan jalan. Saat itu korban hendak mengurus sesuatu di rumah rekannya di Kab.Gowa. Dari kediamannya di Jl. Borong Raya Makassar dan tiba di perempatan jalan Manggarai, alamat nahas dialamatkan kepadanya.

Ardi, pelaku begal kali ini tak menyia-nyiakan kesempatan walau terbilang nekat dengan merampas barang milik korban. Tak bisa melakukan per lawan hanya bis berteriak hingga pelaku dikejar warga.

Tepat di perempatan jalan, macet menghadang Ardi hingga tak berkutik dan pasrah meriam bogem mentah warga disekitar. Beruntung petugas dari Polsek Somba Opu cepat datang menyelematkan nyawa pelaku.

Dari hasil interogasi diperoleh keterangan bila Ardi ini bekerja secara berkelompok bahkan terdapat satu wanita yang bertugas menampung barang hasil bekal.

Ketika polisi mengembangkan kasus ini, tiga rekan Ardi berhasil dicokok di wilayah Pallangga masih di wilayah hukum Polres Gowa masing-masing Muh. Fajri Yasir, Talif,  Arliana alias Angga, Muchlis.

Proses penyidikan diperoleh keterangan jika kawanan Ardi ini sedikitnya telah membegal warga di delapan lokasi masing, masing di Jln. Swadaya, Makassar  20 Januari 2018, Jl. HOS Cokroaminoto Makassar,  Lapangan Syekh Yusuf Kab. Gowa, Pasar Sentral Sungguminasa Gowa, Jl. Poros Pallangga dekat tugu pahlawan kab. Gowa, Panciro, Kab. Gowa, Pangkabinanga kec. Pallangga.

Ardi saat dikawal polisi untuk menunjukkan TKP di Jl. Swadaya Makassar berusaha melawan dan melarikan diri hingga harus dilumpuhkan timah panas petugas.Pelaku begal kelompok Ardi ini dihentikan aktifitasnya oleh Polsek Somba Opu dan sangka melanggar pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara (doel)

Komentar

News Feed