oleh

Palak Tenaga Honorer Pejabat Dikbud Jeneponto”Dikrangkeng”

JENEPONTO | Pelaku dugaan pungutan liat terhadap guru honor di Dikbud Kab. Jeneponto, Sulsel, SKR resmi dijebloskan ke Rutan setempat. Penahanan dilakukan setelah diperiksa kurang lebih 10 jam di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT),

Kepala Seksi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar (PTK SD) Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, SKR, ditetapkan sebagai tersangka.

SKR diduga melakukan pungli penerbitan SK Bupati dan SK Diknas untuk Guru Honorer di Dinas Pendidikan Jeneponto.

Usai ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Jeneponto, SKR langsung dikirim ke rumah tahanan (rutan) Kelas II B Jeneponto.

Selain SKR, ada sekitar 9 orang lainnya yang diamankan pada saat OTT di ruang kepala seksi PTK SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksan Negeri (Kejari) Jeneponto menggelar konferensi pers terkait dugaan OTT di kantor Dinas Pendidikan Jeneponto.

Kejari Jeneponto Darmukit mengatakan, dalam OTT itu, ditemukan barang bukti sejumlah uang kurang lebih Rp15 juta, beberapa dokumen, serta mengamankan 10 orang pegawai.

“Diduga ada permintaan uang kepada guru-guru yang akan mendapatkan SK penetapan bupati. Mereka dimintai sejumlah uang, begitu kita dapat informasi dari masyarakat itu perlu ditindaklanjuti. Kita sudah periksa 10 orang saksi,” jelas Darmukit. Senin (22/1/2018).

Dimungkinkan masih banyak lagi akan diperiksa. Karena dalam SK bupati itu terdapat honor kurang lebih 1.125 guru tidak tetap. (Akhmad)

Komentar

News Feed