oleh

Toleransi Umat Beragama, Lukman Hakim Hadiri Sidang Majelis PGI

Matarakyatmu_Palopo | Indoneaia adalah negara yang yang memiliki beragam budaya, suku, agama dan ras. Atas dasar itulah sehingga Indonesia dikatakan sebagai Negara yang memiliki toleransi tinggi karena masyarakat bisa hidup rukun dan damai dalam perbedaan.

Menteri Agama Lukman Hakim dan Wagub Agus Arifin Nu’mang menghadiri Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) di Kota Palopo.

Setiba di Luwu, rombongan dijemput oleh Walikota Palopo Judas Amir bersama rombongan, di Bandara Bua, Kabupaten Luwu. Lalu, menempuh perjalanan darat ke lokasi acara di Gereja Protestan Indonesia Luwu (GPIL) jl. Pattimura Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo.

Setiba di lokasi, Menag Lukman Hakim dan Wagub Agus AN dikalungi kain saring sutera. Dilanjutkan dengan upacara penyambutan berupa tari Rongkong Pangngaru, dan tari Paduppa.

Langkah Menag Lukman dan Wagub Agus AN saat memasuki acara diiringi oleh tabuhan rebana dan nyanyian lagu kerukunan agama, salawat, dan ucapan hikmah.

Penyambutan Menag Lukman dan Wagun Agus AN ini, merupakan prolog jelang acara Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia, sebagai lembang harmonisasi kerukunan agama.

Keberagaman dan toleransi di jelaskan oleh wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang pada sambutanyan saat menghadiri Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Luwu. Jum’at (26/1)

Agus AN mengatakan, Sulawesi selatan ini sudah terbiasa hidup rukun, dari empat suku di Sulsel, dan enam agama, kami selalu menjaga kerukunan, itulah kenapa Sulawesi Selatan maju.

“Di Sulsel ini, kerukunan antar umat beragama sangat harmonis dan tingkat toleransi sangat tinggi. Setiap penganut agama lain, saling menghargai dan menghormati. Karenanya, di Sulsel selalu damai, tanpa ada konflik,” kata Agus Arifin Nu’mang.

Liputan : Yudhy/Latif

Komentar

News Feed