oleh

Ini Penyebab Deng Ical Hengkang Dari Partai Demokrat

MAKASSAR | Dr.H.Syamsu Rizal, Sekretaris DPW Partai Demokrat Sulsel, resmi mundur dari jabatannya. Bukan hanya itu, Deng Ical panggilan karib Wawali Makassar ini juga menanggalkan keanggotaan di partai besutan SBY.

Sejak menyatakan secara resmi pengundurandirinya, diperoleh data jika sikap Deng Ical ini sangat erat kaitannya kegagalan dalam manifestasi Pilwali Makassar.

Diketahui jika Deng Ical ini urung menjadi kandidat dikarenakan dukungan partai tak mencukupi sebab hanya PKS yang memberi dukungan.

Kursi PKS tidak signifikan menjadikannya Ketua PMI Makassar ini sebagai kompetitor dengan kursi di parlemen Makassar.

Lain hal jika Partai Demokrat yang hingga akhir tahapan pendaftaran memilih abstain namun Ketua DPD Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali, lebih memilih jadi ketua tim pemenangan pasangan DIAmi.

Sebagai kader dan pengurus Deng Ical tak dilirik oleh partai Demokrat, padahal dari bebagai hal Ia mampu menjadi kompetitor bahkan bisa saja keluar sebagai pemenang.

Selain cerdas intelektual dan santun dalam berpartai termasuk politik, Deng Ical dikenal punya kekuatan akar rumput untuk mendulang suara dari pesaingnya.

Dikarenakan tak dianggap oleh partai Demokrat hingga harus hengkang dan beberapa partai besar memberi ruang ke Deng Ical untuk bergabung, salah satu adalah partai Golkar.

“Saya merasa bangga mendapat tawaran dari Partai Golkar,” ujar Deng Ical walau hingga kini belum menentukan sikap.

Banyak pihak menyesalkan sikap partai Demokrat yang lebih memilih untuk tidak mendukung siapapun di Pilkada Wali Kota dan Wawali Makassar 2018.

Jika partai Demokrat mendukung kader sendiri maka Pilwali Makassar kali ini akan semakin seru dengan tiga pasang kandidat.

Dukungan partai Demokrat dan PKS sudah cukup menggoalkan Deng Ical dan Ustadz Ije dengan tagline DIAji sebagai petarung. (Ifa)

Komentar

News Feed