oleh

Penguji Teken “Petisi” di BPTD Wil.XIX, Ini Tujuaannya

-Metro-1.777 views

MAKASSAR | Para penguji Kendaraan bermotor se Sulselbar berkumpul di kantor BPTD Wil.XIX Sulselrabar, membahas terkait kualitas pelaksanaan dan hasil pengujian berkala kendaraan bermotor di Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat.

Pertemuan yang langsung dipimpin oleh Kepala BPTD Wil XIX Sulselbar Benny Nurdin Yusuf menjadi momentum pembenahan tetkait peningkatan kualitas pelaksanaan dan hasil uji dan juga  ajang pertemuan antara ànggota DPD  IPKBI.

“Sebenarnya saya malu, karena sampai saat ini kita semua belum bisa keluar dari permasalahan pengujian berkala kendaraan bermotor,” ujar Benny.

Lanjut Benny mengatakan kalau kemarin dari hasil perjalanan darat bersama Dirjen Perhubungan Darat ,  Budi Setiadi banyak menegur terkait operasional kendaraan barang yang didapati masih banyak  tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua DPD IPKBI Sulselbar yg juga sebagai Ka.UPTD PKB Dishub Makassar, Muh.Hanafie mengakui bahwa apa yang dilakukan oleh para penguji dalam menjalani tugasnya masih jauh dari tujuan pengujian itu sendiri.

“Inimi kami semua datang dan terima kasih karena ka. BPTD sudah mulai mengumpulkan penguji, secara pribadi malu juga karena di Makassar sendiri sampai saat ini kepedulian terkait pemenuhan peralatan mekanik sebagai salah satu syarat dapat dilaksanakannya uji berkala (keur) belum juga terpenuhi. Saat ini kami masih status numpang alias pinjam pakai dari Pemprov dan memanfaatkan alat PKB yg rata rata umur pakai sudah tua serta akurasi hasilnya juga tidak akurat lagi. Alat ini khan masih peninggalan    tempo doeloe,” ujar Hanafi disambut tawa peserta rapat.

Benny berjanji bahwa apa yang sudah menjadi kesepakatan yang dituangkan dalam surat kesepakatan ditanda tangani oleh semua penguji dan beberapa pejabat yang terkait bidang keselamatan dan pengujian akan menjadi langkah awal yang baik dalam mengawal tata kelola pengujian berkala kendaraan bermoto di Sulselbar.

SalahsatubutirkesepakatanadalahoarapengujiberjanjitidakakanmelakukanpengujianterhadapKendaraanygtidakhadirdalamgedungpengujian dan jugaterhadapUPTPKB yang tidakmemilikiperalatanujimekanik para pengujitidakakanmelakukan  pengujianterhadapkendaraanwajibuji. tentuinisuatulangkahmajudalammembangunkomitmen.

Hasil pertemuan ini dijanjikan oleh Benny akan dilaporkan ke Dirjen dan dalam waktu dekat kami juga akan melakukan akreditasi sebagaimana yang diamanatkan dalam pasal 37 PM 133 Tahun 2015 tentang Penyelenggaran Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor. Ujar benny.

Sebelum pertemuan diakhiri Benny mengajak semua penguji untuk komitmen dan konsisten terkait ketentuan yang berlaku. “Saat ini kami di Jembatan Timbang sudah tidak toleransi dengan over load dan over dimensi, tapi sayangnya teman teman di pengujian masih sangat longgar dalam penerapan aturan. Kalau kita semua bisa tegas dengan komunikasi dan  koordinasi yang baik InsyaAllah kedepan pasti disegani, tapi kalau tidak yach terpaksa kita harus siap siap berhadapan dengan sanksi akreditasi yaitu penutupan pengujian,” tutur Benny yang juga pernah 2 periode mengawaki organisasi profesi DPD IPKBI Sulselbar. (ADP)

Komentar

News Feed