oleh

Kejam ! Siswa Aniaya Guru Hingga Tewas

Matarakyatmu | Dalam dunia pendidikan, guru memiliki peran penting. Ia akan maksimal memberikan ilmu pengetahuan dan keterampilan demi mengembangkan potensi keseluruhan siswanya

Hal yang berdeda terjadi Potret buruk dunia pendidikan. Kali ini melibatkan seorang siswa di SMA Negeri 1 Torjun yang tega menganiaya guru keseniannya sampai mati.

Guru malang bernama Budi Cahyono itu dikenal sebagai kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Malang.

Dilangsir CNN almarhum dikenal aktif seni juga aktif di Lembaga Seni Mahasiswa Islam (LSMI) Malang, sebuah lembaga seni mahasiswa di bawah naungan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang,” kata teman. Khotim, Jumat ( 2/2)

Khotim, rekan korban saat kuliah di Malang, itu menuturkan, Budi Cahyono sering melakukan pementasan saat acara latihan kader (LK-1) di lingkungan HMI Cabang Malang yang digelar masing-masing komisariat.

“Saya kenal Mas Budi sebagai seorang pendiam. Tapi yg aktif di kelompok-kelompok teater dan grup musik di bawah naungan HMI Cabang Malang,” kata Khotim.

Saat aktif di HMI Malang, Budi Cahyono juga pernah menjadi ketua HMI Komisariat UM (Universitas Malang). Almarhum baru menikah dengan istri Shinta musim lalu, dan kini penuh umur empat bulan. “Semoga almarhum diterima di sisi-Nya,” ucap Khotim.

Guru SMA Negeri I Torjun Sampang Budi Cahyono dianiaya oleh muridnya berinisial HI di lingkungan sekolah. Kasus pemukulan oleh siswa. Saat ini guru Budi menyampaikan pelajaran kesenian.

Saat itu, HI tertidur di dalam kelas. Budi langsung menghampiri yang bersangkutan, mencoret wajah dengan tinta. Namun, HI tidak terima dan langsung pukul Budi dibagian pelipis wajah. Budi tidak melawan Ia mengalah atas perlakuan HI.

Namun, aksi HI tidak sampai di situ. Seusai pulang sekolah, siswa itu menunggu Budi di Jalan Raya Jrengik dan kembali menganiaya sang guru.

Sesampainya di rumah, Budi tiba-tiba pingsan dan langsung dirujuk ke RS Dr Soetomo Surabaya. Hasil diagnosa dokter yang sudah tertangani mati batang otak dan semua organ dalam sudah tidak berfungsi.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Heri Kusnanto menyatakan, polisi telah menangkap HI, pelaku penganiayaan terhadap guru seni rupa di SMA Negeri 1 Torjun Sampang, Madura, Kamis (1/2) sekitar pukul 24.00 WIB di rumah di Dusun Brekas, Desa Tonjun, Kecamatan Torjun , Sampang.

“Kami juga sudah meminta keterangan kepada para pihak, baik guru atau teman sekelas tersangka,” kata Heri.

Liputan : Yudhy

Komentar

News Feed