oleh

Pengesahan RUU MD3, Ini Dilakukan PDIP

-Politik-1.053 views

Jakarta | Delapan fraksi di DPR dan Pemerintah telah sepakat soal penambahan kursi pimpinan DPR, MPR dan DPD dalam Revisi Undang undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3).

Penambahan tersebut yakni satu untuk kursi pimpinan DPR, tiga kursi pimpinan MPR, dan satu kursi pimpinan untuk DPD.

Sementara mekanisme pengisian kursi pimpinan akan disesuaikan dengan urutan suara terbanyak partai pemenang Pemilu 2014 lalu. Sehingga satu kursi pimpinan DPR akan ditempati PDIP, sementara tiga pimpinan MPR ditempati PDIP, Gerindra dan PKB. Sementara kursi DPD akan diisi melalui pemilihan di forum DPD.

Nama yang akan mengisi tersebut akan ditentukan oleh masing-masing partai.

Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto meyakini Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah mengantongi nama yang akan ditunjuk menjadi wakil ketua DPR maupun wakil ketua MPR.

Namun, ia tidak bisa mengungkap nama-nama tersebut, lantaran sepenuhnya hak kewenangan Ketua Umum.

“Ya pahamlah kalau di PDI Perjuangan. Masa ditanyaken. Itu sama-sama paham bahwa ketua umum sangat memahami hal ini. Kita hanya report saja setelah itu diputus sama beliau,” ujar Bambang, Jumat (9/2/2018).

Namun Bambang mengatakan, penunjukan tentunya dilihat dari catatan rekor dari kader PDIP. Ia menyebut beberapa nama yang potensial di antaranya Eriko Sotarduga, Trimedya Pandjaitan, serta TB Hasanuddin yang maju sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat.

“Jadi ukurannya itu track record. Kalau belum track record tiba tiba luncur itu kan susah. Jdi ukuran track record dipolitik menjadi sangat penting karena rekam jejak akan memunculkan integritas, kapasitas, dan leadership orang tersebut,” kata Bambang.

Liputan : Ifan/Yudhy

Komentar

News Feed