oleh

Banguna DPP PDI Perjuangan Salurkan Bantuan Suku Asmat

Jakarta, | Wakil Ketua Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan, Tigor Doris mengatakan, pihaknya masih bertahan memberikan bantuan pasca wabah campak dan gizi buruk yang melanda Asmat, Papua.

“Sebelumya kami menerjunkan sembilan tenaga medis, sekarang ditambah lagi. Selain itu terdapat bantuan sandang pangan, obat-obatan dan mainan untuk anak-anak,” kata Tigor Doris, saat dihubungi, Sabtu (10/2/2018).

Tigor menyampaikan, tenaga medis akan menanggani pasien anak-anak penderita gizi buruk, ISPA, dan diare, maupun orang dewasa yang kurang gizi. Kami menjangkau 19 distrik. Di antaranya Distrik Fayit, Tauro, Pirien, Bagair dana Nana, tuturnya.

“para korban wabah campak dan gizi buruk tidak hanya diberikan penanganan pada yang terserang penyakit saja. Tapi mereka perlu diberikan edukasi kesehatan, supaya warga Asmat ini tidak lagi abai dengan kesehatannya,” ungkap Tigor.

Foto : anak-anak penderita gizi buruk, ISPA, dan diare di Asmat Papua.

Diketahui sebelumnya pemerintah mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) wabah campak dan gizi buruk di Asmat, Papua. namun penanganan masih tetap dilakukan terhadap korban.

“Sejumlah relawan dari berbagai lembaga tetap bertahan di ujung timur Indonesia tersebut memberikan konseling medis. Para relawan itu menjangkau sejumlah distrik-distrik yang luput dari perhatian,” terang Tigor.

Tigor menilai, salah satu penyebab terjadi KLB campak dan gizi buruk, karena minimnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. Misalnya pola gaya hidup masyarakat yang terbiasa mengolah makanan tidak higienis, Sarana dan prasana kesehatan juga masih kurang. Jadi menurutnya perlu berikan edukasi tentang kesehatan.

Tigor merasa, penanganan pemerintah sangat lamban. kader PDI Perjuangan itu juga menyentil pihak swasta, seperti PT Freeport Indonesia.

“Selama ini perusahaan asal Amerika Serikat (AS) sudah menggali sumber daya alam di tanah Papua. Kontribusi perusahaan itu tidak cukup dengan bantuan tunai saja, tapi perlu juga memberikan edukasi kesehatan,” tegas Tigor.

Liputan : Ifan

Komentar

News Feed