oleh

Bupati Ngada Marianus Sae Terjaring OTT, Begini Kejadianya

Jakarta | Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Ngada Nusa Tenggara Timur (NTT) Marianus Sae. Ia diduga menerima fee proyek di Ngada.

Marianus diketahui merupakan salah satu calon Gubernur NTT. Ia berpasangan dengan Emmilia Nomleni yang diusung PDIP dan PKB.

Sebelum mengajukan diri menjadi Gubernur NTT dalam Pilkada Serentak 2018, Marianus sudah sukses menjabat dua periode Bupati Ngada.

Namun, Marianus juga pernah ditetapkan tersangka dalam kasus penutupan Bandara Turelelo Soa, di Kabupaten Ngada, NTT pada 21 Desember 2013 silam. Penetapan status tersangka itu dilakukan oleh Polda NTT dan Bareskrim Mabes Polri.

Pada saat itu, Bupati Marianus Sae diduga memerintahkan petugas Satpol PP Ngada untuk memblokade Bandara Turelelo Soa pada 21 Desember 2013 lalu.

Perintah ini muncul karena Marianus tidak mendapat tiket pesawat Merpati Nusantara Airlines rute Kupang-Bajawa.

Akibat tindakan otoriter itu, pesawat Merpati dengan nomor penerbangan 6516 rute Kupang-Bajawa yang mengangkut 54 penumpang tidak bisa mendarat. Pesawat tersebut akhirnya terpaksa kembali ke Bandara El Tari, Kupang.

Bupati Ngada, Marianus Sae.

Bandara ini diblokade mulai pukul 06.15 Wita hingga pukul 09.00 Wita. Otoritas bandara tidak dapat berbuat banyak karena jumlah anggota Satpol PP Ngada yang menduduki landasan pacu bandara lebih banyak daripada petugas bandara.

Terkait dengan OTT, Juru bicara KPK, Febri Diansyah menyatakan KPK mengamnakan 5 orang. Hal itu terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Bupati Ngada Marianus Sae.

“Lima orang (diamankan), Bupati dan satu orang diamankan di Surabaya, satu ajudan. Itu yang dibawa ke Jakarta,” kata Febri saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (11/2/2018) malam.

Dua orang lagi masih belum dibawa ke Kantor KPK. Mereka, kata dia, masih menjalani pemeriksaan di daerah.

Namun, Febri masih enggan menjelaskan lebih detail daerah yang disebutkanya.

“Dua orang lagi swasta masih pemeriksaan di daerah,” jelasnya. Marianus Sae kini tengah menjalani pemeriksaan di Gedung KPK. (*).
Sumber : Liputan6.com

Komentar

News Feed