oleh

Panwaslu Torut Gelar Deklarasi Lawan Politik Uang, Ini Komitmennya

-Daerah-1.931 views

TORUT. Panwaslu Toraja Utara menggelar rapat Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang, Politisasi Sara Untuk Pilkada 2018 Yang Berintegritas, digelar di Hotel Heritage. Rabu (14/2/2018).

Deklarasi tersebut dihadiri oleh Bupati Torut, Kapolres Tana Toraja, Dandim 1414, Wakil Ketua DPRD, Kejari, KPUD,  Panwaslu dan Panwascam, serta jajaran Partai Politik, OPD, LSM, dan Organisasi Kepemudaan.

Dalam pertemuan deklarasi tersebut,  Bupati Toraja Utara, Kala’ Tiku Paembonan menyampaikan bahwa politik santun dan beretika yang utama kita jaga bersama serta jangan berkampanye dengan politik uang, jangan berkampanye yang menyinggung issu sara dan ASN jangan ikut dalam politik praktis.

Senada yang disampaikan oleh Julianto P. Sirait selaku Kapolres Tana Toraja bahwa Polri bersama TNI akan siap mengamankan pilkada 2018 dan siap menindak lanjuti laporan permasalahan yang muncul terutama politik uang. Marilah menjadikan Toraja sebagai barometer di sulsel dalam melaksanakan pilkada yang damai tanpa politisasi sara.

Demikian juga yang disampaikan oleh Kejari Tana Toraja sebagaimana disampaikan kapolres untuk mengawal pilkada 2018.

Persoalan Politik uang, baik yang memberi maupun yang menerima  merupakan pelanggaran tindak pidana serta jangan kampanye issu sarah tapi pakailah tata cara kampanye yang beretika serta saling menghargai, tandas Jaka Supratman.

Di kesempatan yang sama juga Dandim 1414 Tator, Hiras MS Turnip, mengungkapkan bahwa Fasilitas TNI tidak bisa digunakan dalam kampanye dan jangan libatkan kesatuan TNI, baik perorangan maupun secara kelembagaan TNI dalam politik praktis serta akan siap mendukung Polri dalam pengamanan pelaksanaan pilkada 2018.

“Janganlah hanya dalam forum pertemuan ini kita komitmen tapi diluar marilah kita juga komitmen dan menjadi corong bagi masyarakat”, tegas Briken, ketua KNPI Torut dalam selah rapat deklarasi.

Dalam rapat deklarasi tersebut juga dilaksanakan pembacaan dan pengucapan deklarasi bersama yang dipandu oleh ketua panwaslu Toraja Utara, dirangkaikan dengan penanda tanganan deklarasi bersama oleh Bupati, kapolres, dandim, kejari, KPU, Panwaslu, pimpinan atau perwakilan partai politik, Ormas, tokoh agama, dan jajaran OPD yang hadir.

Kegiatan ini sangat diapresiasi positif dan panwas tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan semua elemen serta stackholder yang ada.

“Walaupun berbeda pilihan namun kita tetap dalam bingkai NKRI, jadi marilah kita menjaga pilkada yang sopan dan santun serta damai”, ujar Arifin, selaku komisioner Panwaslu Torut, kepada media selepas penanda tanganan deklarasi bersama.

Liputan : Wildan

Komentar

News Feed