oleh

Konyol, Pembangunan Tol Layang Makassar Tanpa Andalalin

MAKASSAR | Disesalkan, pembangunan tol layang Kota Makassar yang dimulai Maret 2018 ternyata tanpa memiliki Analisa Dampak Lalu Lintas (Andalalin). Kemacetan bakal hantui warga.

Pembangunan tol layang di Makassar sangat riskan kemacetan seperti terjadi pada pembangunan simpang lima bandara Internasional Hasanuddin beberapa waktu lalu.

Menjadi kewajiban setiap rencana pembangunan infrastruktur yang akan menimbulkan gangguan keamanan, keselamatan dan ketertiban serta kelancaran lalu lintas dan angkuran jalan wajib dilakukan analisa dampak lalu lintas.

Hasil Analisa Dampak Lalu Lintas merupakan salah satu prasyarat bagi pengembang untuk mendapatkan izin pemerintah berdasarkan UU No. 22 Tahun 2009.

Aneh, rencana pembangunan tol layang di Makassar justru menabrak regulasi berkaitan Andalalin berkaitan dimulainya pembangunan pada Maret 2018.

Sosialisasi dampak pembangunan tol layang kaitan Kamtiblancar Lalu Lintas kemudian terungkap bila pembangunan tol layang ini belum memiliki Andalalin dan harus segera dilengkapi sebelum dimulai kegiatan.

Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Sulselbar, Benny Nurdin dalam sosialisasi tersebut menjelaskan secara rinci kewajiban Andalalin. “Andalalin setidaknya diperoleh lima data seperti analisa bangkitan dan tarikan lalu lintas dan angkutan jalan, simylasi kinerja lalu lintas tanpa dengan adanya pengemban. Juga, rekomendasi dan rencana implementasi penanganan dampak dan tanggungjawab pemerintah dan pengemban atau pembangunan dalam penanganan dampak. Terakhir, dapat melakukan pemantauan dan evaluasi, ujar Benny Nurdin. (ifa)

Komentar

News Feed