oleh

Ini Dilakukan Perhubungan Darat Meningkatkan SDM

MANADO | Direkotrat Jenderal Perhubungan Darat menggelar Bintek Perlengkapan Jalan. Acara ini berlangsung selama 2 hari yang dihadiri oleh peserta dari instansi Dinas Perubungan dan BPTD SE regional Sulawesi.

Direktur Lalu Lintas, Pandu Yunianto dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh insan perhubungan agar benar benar faham terkait regulasi dan aspek teknis terkait perlengkapan jalan. “Tantangan kita kedepan cukup besar terkait aspek keselamatan jalan. Salah satu penentu terwujudnya keselamatan di jalan adalah hadirnya perlengkapan jalan yg memenuhi standar dan penempatannya sesuai petunjuk teknis, hal ini dikarenakan perlengkapan jalan harus mampu menggaidance para pengguna jalan dan memberi aspek nyaman dan selamat pada sat berada di jalan.

Lanjut Pandu menambahkan pemasangan perlengkapan jalan harus sesuai kebutuhan di lapangan yang tentu diawali dengan perencanaan teknis yang matang dan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan Juknis yang ada. ujar Pandu.

DalamkegiataniniDirektoratLaluLintasPerhubunganDaratmenggandengbeberapaprodusenperlengkapanjalansebagaipemateri . “Memang saat inibanyaksekaliprodukperlengkapanjalan di pasaranygkurangmemenuhiaspekteknis. Olehnyasetiaptahun kami gelargiatserupauntukmengedukasi para petugas di daerah, ujar

Avi Mukti Kasubdit MRLL. AVi menambahkan bahwa disamping pemahaman teknis juga aspek regulasi termasuk Manajemen Rekayasa Lalu Lintas yang memang terkait langsung dengan perlengkapan jalan disajikan kepada para peserta, ini penting sebab pola pergerakan pengguna jalan sangat berpengaruh terhadap potensi kecelakaan dan kemacetan, olehnya Ilmu MRLL sangat penting bagi para petugas di lapangan.

Memang kebutuhan perlengkapan jalan sampai saat ini masih sangat jauh dari kebutuhan idealnya, marka jalan dan rambu misalnya, sedianya sepanjang jalan yang ada wajib terpasang marka dan rambu. Tapi mengingat keterbatasan dana yg ada maka pemenuhan ini masih bersifat skala prioritas ditinjau dari daerah daerah yg potensi kecelakaan dan ruas ruas jalan yg sangat urgen seperti tikungan dan jalan jalan yg menanjak dan menurun.

Kementerian Perhubungan melalui Dirktorat Jenderal Perhunungan Darat menargetkan sekitar 85 % ruas jalan yang ada terpenuhi perlengkapan jalan yg standar. Kendala yang dihadapi saat ini adalah minimnya kesadaran masyarakat terkait kepedulian dan rasa memiliki terkait keberadaan perlengkapan jalan.

Tentu kedepan kita berharap keberadaan perlengkapan jalan ini benar benar dipatuhi dari sisi regulasi dan menjaga keberadaannya. Coba kita lihat dibeberapa ruas jalan di wilayah Sulawesi, banyak rambu yg dicoret coret, reflektor atau alat pemantul cahaya yang terpasang pada pagar pengaman dicopot, cermin tikungan di pilox dan Lampu penerbangan jalan (PJU) solar cell (tenaga surya) dicuri panel solarnya dan batteray penyimpan tenga listrik.

Ini menunjukkan bahwa tingkat kepedulian masyarakat masih sangat rendah padahal ini sangat membantu para pengguna jalan khususnya pada malam hari, dan ini semua menjadi kebutuhan pengguna jalan dalam berkendara yang selamat aman dan nyaman. (BVH)

Komentar

News Feed