oleh

Cleaning Service RS Labuangbaji Tewas, Begini Ceritanya

MAKASSAR | Nurlina, warga Jl. Bontoduri VII jatuh dari lantai III RS Labuangbaji Makassar, dinyatakan meninggal dunia. Diduga korban letih akibat kelebihan jam kerja hingga terjatuh.

Kejadian ini sempat menggegerkan beberapa pengunjung dan paramedis setelah mengetahui ada seorang jatuh dari blok Baji Kamase.

Petugas jaga kemudian berusaha menyelamatkan nyawa ibu enam anak ini namun gagal akibat luka parah yang dideritanya.

Hingga sembilan jam saat kejadiaan tak satu pun sanak keluarga mengetahui jika Nurlina meninggal. “Pihak keluarga baru tau dari facebook tapi pihak rumah sakit terus berusaha mencari alamat serta keluarga korban, ” ujar Rasyid, mengaku petugas oksigen RS Labuangbaji.

Saat ini, beberapa keluarga almarhuma Nurlina telah berkumpul di depan ruangan mayat, hanya saja suami korban bernama Muhammad asal Jeneponto minta ditunggu kedatanggannya dari Manado.

Sumber matarakyatmu. com menyebut jika penyebab terjatuhnya Nurlina masih simpan siur. Ada yang menyebut korban kelelahan tapi ada pula kabar jika korban mengalami penyakit tertentu.

Hanya saja untuk menyimpulkan mengidap penyakit tertentu belum diperoleh kejelasan sebab pihak RS Labuangbaji belum mengeluarkan keterangan resmi.

Pantau terkini dari ruang mayat oleh matarakyatmu.com setah 12 jam dari awal kejadian nampak darah dari bagian kepala diduga akibat luka benturan saat terjatuh. “Darah keluar dari mulut, hidung dan telingan,” ujar keluarga dari suami korban.

Nurlina diketahui telah bekerja selama tiga tahun lamanya. Hingga akhirnya harus merengang nyawa terjatuh dari lantai tiga RS Labuangbaji.

Kejadian ini disesalkan banyak pihak sebab peristiwa ini terlambat diketahui pihak keluarga bahkan pihak kepolisian juga mengakui lambat menerima laporan dari pihak RS Labuangbaji. ” Kami baru tau sekitar jam enam sore,” ujar M. Yusuf, anggota Provos. (yudi)

Komentar

News Feed