oleh

Polisi Gadungan Peras Warga di Makassar Lewat Medsos

MAKASSAR | Aksi tipu-tipu dengan mencatut korps kepolisian di Makassar kembali beraksi dan menelan korban. Modusnya mengancam para orangtua dengan menyebut anaknya penyalahguna narkoba.

Jurus yang dilakukan sang penipu ini dengan menchatting warga dengan ancaman akan menangkap anak mereka karena terlibat narkoba.

kopTerakhir Rahim. warga Jl.Muhammada Yamin Makassar, ikut menjadi sasaran pemerasan via facebook. Pria dengan akun Rianmenteng Ryank meneror Rahim jika anaknya termasuk penyalaguna narkoba. “Tunggu kedatangan tim kami jika anak bapak melarikan diri kami ambil satu keluarga sebagai jaminan, “tulis chat penipu ini.

Rahim, wartawan dan anggota PWI Sulsel ini iseng melayani terus percakapan penipu ini hingga akhirnya terjadi tawar menawar. “Siapkan 3 juta,” tulus Rianmenteng yang diyakini Rahim akun palsu.

Selain Rahim, seorang tetangganya menjadi korban penipuan pria yang sama. Dikabarkan warga yang sering disapa Ririn Viona ini sempat mentransfer uang Rp 2,7 juta gegara suaminya ditahan.

Caranya, Rianmenteng memchat Ririn Viona dengan menjelaskan jika suaminya kini disiksa dalam tahanan. Rianmenteng menawarkan jika tidak ingin disiksa maka Ririn Viona harus menstrasfer ke rekening BNI Syariah No. 5335085725 an. M. Ilham.

Setelah dikirimkan, Rianmenteng ini kembali menyuruh tranfer sebesar Ro 1,8 juta tapi ditangguhkan karena curiga ini aksi penipuan.

Rahim menjelaskan, dirinya sempat mengancam lewat chat akan melaporkan modusnya ke atas Rianmenteng dan memperoleh balasan menggelikan. Masajabatan Kanit ditulis kalau kasus yang dituduhkan telah dilaporkan ke atasannya pak “KANIK”, ujar Rahim. Dasar sekolah rendahan, tambah Rahim menagan tawa.

Informasi terakhir, pria dengan foto profil cukup tampan ini dalam aksinya ikut mencatut dan melibatkan nama seorang polisi berinisial M. “Chatnya sempat nyasar ke saya, ” kata Rahim lagi. (ifa)

Komentar

News Feed