oleh

Jegal Prabowo Dengan Kabar Hoax

JAKARTA | Aksi jegal terhadap Prabowo jelang Pilpres mulai dilancarkan oknum tertentu dengan menyebut mantan Pangkostrad ini telah mengalami stroke hingga tiga kali hingga pihak keluarga larang ikut kontestansi.  DPP Gerindra menyebut fitnah keji.

Isu sakitnya Prabowo merupakan sebuah fitnah yang ditujukan untuk menjegal langkah untuk menjadi capres di Pilpres tahun 2019.

“Pak Prabowo sangat fit. Itu fitnah dari mana? Hoaks itu,” ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/3).

Akun  menyebut alasan keluarga melarang karena Prabowo sudah tidak fit lantaran tiga kali mengalami stroke.Meski begitu, Fadli mengaku, partainya belum berencana menempuh jalur hukum untuk mengusut menyebarnya isu dimaksud.
Fadli menuturkan kondisi Prabowo saat ini masih prima. Seluruh keluarganya pun, kata dia, mendukung Prabowo kembali menjadi capres pada 2019 mendatang.

Lebih lanjut Wakil Ketua DPR ini berkata, orang yang sengaja melempar isu tersebut diduga diperintah oleh pihak tertentu dengan maksud menimbulkan demoralisasi terhadap Prabowo.

“Pasti itu orang-orang suruhan supaya ada demoralisasi,” ujarnya.

Sejauh ini, Fadli menyebut pihaknya solid mendukung Prabowo menjadi Capres di Pilpres tahun 2019.

Sebelumnya, akun Twitter @DaulatDalimunte menyatakan keluarga besar Prabowo melarang Prabowo kembali menjadi Capres di Pilpres 2019.

Stroke pertama terjadi saat kalah dalam Pilpres 2014. Prabowo disebut tidak terima kalah dicurangi.

Selanjutnya, akun itu menyebut dua stroke yang dialami Prabowo terjadi setelah proses pengobatan di Jerman.

“Keputusan keluarga besar minta Prabowo agar tidak nyapres 2019 sangat logis. Kondisi kesehatan Prabowo tidak fit seperti sebelum mengalami stroke 3 kali,” tulis akun Twitter bernama @DaulatDalimunte pada Senin (26/2).

Komentar

News Feed