oleh

Kemenhub Konsen Terhadap Transformasi Perhubungan Darat

JAKARTA | Direkorat Jenderal Perhuhungan Darat  mengumpulkan semua jajaran Perhuhungan Se Indonesia. Pertemuan yang digagas oleh Direktorat Pembinaan Keselamatan yang berlangsung di Ruang Nenggala merupakan program nasional terkait peningkatan keselamatan di jalan melalui pengawasan angkutan umum secara nasional dengan tema Tahun Keselamatan Untuk Kemanusian 2017 -2018.

Direktur Jenderal Perhuhungan Darat, Budi Setiyadi dalam arahannya meminta kepada semua jajaran Perhuhungan di seluruh Indonesia untuk segera melakukan pengawasan angkutan umum secara nasional dan serentak acara bersama sama simultan dan terkoordinasi dengan pemangku kepentingan.

“Saya minta kepada jajaran Kepala Dinas Perhubungan Provinsi, Kabupaten /Kota, Kepala BPTD dan Kepolisian untuk segera bersama sama melakukan penegakan hukum. kalau di jalan bersama sama polisi, saya akan minta Ka Korlantas untuk menginstruksikan ke seluruh jajarannya di lapangan untuk bersama sama melakukan penindakan tetkait pelanggaran yang sering dilakukan oleh para operator angkutan umum”,ujar Budi

Lanjut Budi mengingatkan, Saya pelanggaran ODOL yang terjadi saat ini sudah sangat memprihatinkan, kerugian sebesar 45 triliun harus ditanggung oleh pemerintah akibat kerusakan jalan. Permasalahan penindakan ODOL sudah dibahas di tingkat Menko Maritim, dan menjadi salah satu Quick Win Perhuhungan Darat, ujar Budi yang juga mantan Dirlantas Polda Sulsel.

Penegakan hukum dibidang LLAJ ini dijadwalkan secara serentak akan dilaksanakan pada bulan Mei (27,28,29), Bulan Juli ( 19, 20,2), dan Bulan Desember (10,11,12) dengan prioritas lokasi di Tetminal, di ruas jalan, dan di tempat wisata. Adapun yang menjadi obyek adalah pemeriksaan administrasi dan pemeriksaan teknis dan lain jalan.

Saat ini disamping angkutan umum reguler juga bus pariwisata. “Bus pariwisata ini pengawasannya agak jarang, hanya bisa dilakukan di saat pengujian berkala dan perpanjangan izin operasi, olehnya ini harus menjadi perhatian mengingat beberapa kejadian Laka lantas yang melibatkan angkutan pariwisata selalu terkait pemenuhan aspek keselamatan, olehnya Budi berharap kepada teman-teman di darat agar konsen terhadap pengawasan angkutan pariwisata .

Diakhir keterangannya Budi menjelaskan,  kalau kita semua bergerak secara bersama sama, maka tentu akan mempersempit ruang gerak para pelaku pelanggaran, olehnya saya minta kepada semua yang hadir untuk segera merumuskan model tindakan penegakan hukum yang optimal tetkait pelanggaran angkutan penumpang dan barang agar bisa dituntaskan minimal dikurangi. (BVH)

Komentar

News Feed