oleh

Inilah Pembelaan PSI Terhadap Prof. Nurdin Abdullah

-Politik-1.277 views

MAKASAR | Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel, Fadli Noor sebut, penyataan Prof. Wasir, terhadap Prof. Nurdin Abdullah adalah pernyataan yang keliru dan tendensius.

Pernyataan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulsel, Prof. Wasir, yang mengatakan Prof Nurdin Abdullah tidak pantas menggunakan gelar professor pada atribut kampanye merupakan penyataan yang sangat keliru.

Menurut politisi dari partai anak muda itu, kekeliruan Prof. Wasir karena menganggap bahwa Prof. Nurdin Abdullah telah mundur sebagai ASN sehingga harus melepas gelar professornya.

“Prof. Wasir tidak melihat fakta bahwa AM Hendropriyono dan Susilo Bambang Yudhoyono juga merupakan guru besar yang bukan merupakan ASN,” kata Fadli Noor,

Sebab, penggunaan gelar professor dijelaskan dalam UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta Permendkbud 88/2013 dan pengangkatan seseorang sebagai guru besar dengan gelar professor dilakukan melalui surat keputusan (SK) oleh mentri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud).

“Pemberhentiannya pun tentu melalui SK Mendikbud, bukan oleh Ketua PGRI,” pungkasnya.

Bahkan, Fadli menilai, sikap Ketua PGRI Sulsel itu, merupakan sebuah kesalahan, sebab, sudah mengkritik gelar yang berkaitan dengan politik. Mestinya Prof. Wasir tidak melontarkan kritikan tersebut.

“Saya melihat Prof Wasir ini mengkritisi Prof Nurdin Abdullah sekaitan dengan politik, padahal justru dia yang ikut cawe-cawe urusan politik,” tegasnya.

Untuk diketahui, Partai Solidaritas Indonesia merupakan salah satu partai pendukung pasangan calon Prof. Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof-Andalan), pada helatan pesta demokrasi satu kali lima tahunan 27Juni 2018 ini. (Ahm)

Komentar

News Feed