oleh

Demonstrasi Tutup Mulut Walhi Sulsel Protes Reklamasi CPI

MAKASSAR | Walhi Sulsel mendatangi kantor Gubernur Sulsel dengan mengusung tiga tuntutan berkaitan keselamatan lingkungan, hari ini (16/3). Aksi unjuk rasa dengan teaterikal ini cukup simpati.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa dipimpin Muh.Al Amin,  Divisi Advokasi Walhi Sulsel, memakai masker penutup wajah sambil berdiri di trotoar membawa poster bertuliskan “WALHI” dan membentangkan spanduk yang berisi tuntutan.

Tuntutan yang tertuang dalam spanduk masing-masing memuat tiga pesan moral seperti hentikan Reklamasi Makassar, hentikan Tambang Pasir Laut Takalar dan  hapus Alokasi Ruang Tambang Pasir Di RZWP3K.

Beberapa saat orasi, pengunjukrasa merubah formulasi aksi dengan berbaring dirumput samping trotoar sambil membentangkan spanduk.

Muh. Al Amin (Kepala Divisi Advokasi WALHI Sulsel/Korlap) menjelaskan, aksi tutup mulut ini sebagai simbol bahwa meskipun rakyat dibungkam namun aksi perlawanan tetap dilakukan.

Sementara kegiatan launching dan peresmian di kawasan CPI oleh Gubernur Sulsel terus dilakukan padahal, ujar Al Amin,  masyarakat sekitar hingga saat ini masih menolak reklamasi.

” Kondisi saat ini 6 desa di Galesong Kab. Takalar mengalami abrasi kl. 20 s.d 30 meter akibat aktifitas penambangan pasir laut. Selain itu 80 persen pendapatan nelayan Galesong mengalami penurunan drastis ” ujar Al Amin. (ary)

Komentar

News Feed