oleh

Poros Jl.Hertasning Lajur “Neraka” Pengendara

-Metro-1.715 views

MAKASSAR | Kemacetan di Kota besar bukanlah pemandangan yang aneh, sebut saja Ibu kota Jakarta. Kemacetan yang kerap terjadi di Jakarta tanpa memandang waktu waktu sibuk lagi, telah memunculkan istilah “jalur neraka” terhadap beberapa ruas jalan yg sering mengalami kemacetan parah.

Makassar sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan tidak luput dari permasalahan kemacetan, bahkan ironisnya lagi hari libur pun seperti Sabtu dan minggu masih sering kita diperhadapkan dengan kondisi di jalan yang tidak nyaman alias waktu tempuh yg lama padahal jarak tempuh yang cukup dekat.

Jl. Hertasning contohnya, dulu menjadi salah satu kebanggaan di Kota Makassar, dengan lebar badan jalan kurang lebih 20 meter dengan median yang cukup lebar dihiasi dengan pepohonan yang rimbun dan hijau memanjakan setiap pengguna jalan yang masuk di areal jalan tersebut dengan tawaran kenyamanan dan kesejukan. Tapi saat ini ruas jalan Hertasning yang sudah menjadi alternatif mengakses Kabupaten Gowa telah berubah menjadi jalur neraka bagi pengguna jalan, khususnya pada hari hari kerja.

Dengan jarak kurang lebih 4,2 km dari pertigaan Jl. Hertasning – Jl. AP. pettarani ke Jl. Hertasning baru batas Kabupaten Gowa, kemacetan tiap saat mengancam perjalanan pengguna jalan.

Berbagai upaya dilakukan polisi dan Dinas Perhubungan Kota Makassar serta BPTD Wilayah XIX Sulselbar tapi terpental dengan kepentingan pribadi dan kelompok. (lubna)

Komentar

News Feed