oleh

Polisi Tangkap Pelaku Aborsi Usai Kuburkan Orok

GOWA | Satreskrim Anti Bandit Polres Gowa berhasil menangkap dua orang pelaku yang membuang dan pengubur janin (Orok) bayi, masing-masing Inisial KW (21), dan NH (20). Keduanya ditangkap Selasa (20/3/2018) disalah satu rumah pelaku.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga menjelaskan kedua pelaku berhasil diamankan setelah Polisi melakukan pengembangan dengan memintai keterangan beberapa warga sekitar yang sempat melihat pelaku meminjam Cangkul disalah satu rumah warga sekitar.

“Jadi kedua pelaku berhasil kita amankan dirumahnya diDesa Jenemadingin, Kecamatan Pattalassang. Awalnya kami curiga kalau pelaku sempat meminjam cangkul kepada warga setempat, Katanya untuk mengubur bangkai Tikus, ternyata yang dikubur itu adalah Janin Bayi yang berusia empat bulan,” kata Shinto Silitonga, saat menggelar Press Realese di halaman Mapolres Gowa, rabu (21/3/2018) pagi.

Kapolres juga menjelaskan adapun modus pelaku melakukan hal yang tidak terpuji ini yaitu untuk menghilangkan jejak kehamilannya akibat hubungan gelap pelaku dengan pacarnya yang saat ini masih dalam pengejaran petugas Polres Gowa.

“Ini hasil hubungan gelap pelaku denga  pacarnya. Pada saat mengubur janinnya, KW ini dibantu dengan adik pacarnya pelaku NH. keduanya mengubur Janin yang berusia empat bulan tersebut disamping pohon nangka,” ungkap Kapolres.

Shinto juga menjelaskan, sebelum menguburkan Janinnya pelaku KW terlebih dahulu menggugurkan kandunganya dengan mengkomsumsi berbagai macam obat yang dipesannya lewat Online dirumah kostya diMakassar.

Setelah janin tersebut berhasil dikeluarkan kemudian dibawa kePattalassang untuk dikubur.

Akibat perbuatan yang telah dilakukan oleh pelaku, Kini terancam dengan hukuman penjara lima tahun enam bulan, sesui dengan pasal 348 KUHP karena dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan. Selain itu polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah cangkul yang digunakan pelaku mengubur Janin bayi, sisa obat jenis Floxigra, satu papan Cytotec, dua kaplet klofeniramin malet, dan empat sachet bintang Toedjoe.

Diketahui, sebelum kasus ini terungkap warga Desa Jenmandingin, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa terlebih dahulu digegerkan dengan penemuan Janin bayi berjenis kelamin laki-laki pada hari selasa (20/3/2018) sekitar pukul 07.30 wita. Janin bayi tersebut ditemukan setelah warga menaruh curiga karena anjing disekitar terus menggonggong, kemudian warga menggali tanah tersebut  berhasil menemukan Janin dan melaporkannya kePolsek Bontomarannu. (fyan)

Komentar

News Feed