oleh

2030 Target Gowa Bebas Penyakit TB

-Daerah-1.739 views

GOWA,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Dinas Kesehatan bekerjasama dengan PKK Kabupaten Gowa, melaksanakan Sosialisasi Edukasi Penyakit TB (Tuberculosis) di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Kamis (22/3/2018).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati hari TB sedunia yang jatuh pada tangga 24 maret 2018 ini dihadiri oleh beberapa camat, para kepala Puskesmas, para pengurus PKK Kecamatan, serta beberapa tokoh masyarakat dan Ormas.

Wasor P2K Dinas Kesehatan, Hendra Dini mengatakan, Pemahaman dan pengetahuan akan penyakit menular TB oleh masyarakat masih sangat minim.

Padahal penyakit TB merupakan salah satu dari tiga penyakit menular yang sangat berbahaya yakni HIV dan AIDS.

“Pentingnya pencegahan dan pengobantan terhadap penyakit ini harus segera diketahui oleh masyarakat. Oleh nya itu kita menggelar sosialisasi, karena penyakit TB ini perlu penanganan yang baik,” ungkapnya.

Selain itu, untuk mengoptimalkan edukasi tersebut, pihaknya juga menciptakan sebuah innovasi ‘Ketuk Pintu’ yang merupakan sosialisasi yang dilakukan dengan cara door to door atau dari rumah ke rumah.

“Jadi ketuk pintu itu kita mendatangi setiap rumah untuk penyuluhan dan scleaning atau sebuh tes awal apa dia suspek atau tidak, jika suspek kita suruh dia pemeriksaan lanjut kalau tidak cuman sebatas pengertian saja,” jelas Hendra.

Tak hanya itu, Hendra membeberkan sepanjang tahun 2017 penyakit TB di Kabupaten Gowa mencapai 1.545 orang, dan itu meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2016.

“Itu meningkat tahun 2016 sebanyak 1.339 orang dan tahun 2017 menjadi 1.545 orang, jadi bagus artinya semakin banyak ditemukannya orang yang terjangkit TB berarti menambah peluang kesembuhan oleh orang itu, ” tambahnya

Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat segera memeriksakan di Puskesmas jika terjangkit hal itu karena pengobatan TB digratiskan.

“Segera laporkan jika ada hal aneh yang terjadi ditubuh seperti batuk selama dua minggu atau lebih, keluar keringat dingin setiap saat tanpa sebab yang jelas, demam tidak terlalu tinggi, nafsu makan menurun yang mengakibatkan berat badan menurun,” lanjut Hendra.

Hendra berharap dengan adanya kegiatan ini di tahun 2030 Kabupaten Gowa bebas TB dan saling bekerjasama memberantas adanya penyakit menular TB.

“Kedepannya saya berharap,  semoga semua yang hadir disini bisa berkomitmen mensukseskan eliminas TB 2030 untuk indonesia, dari Gowa untuk Indonesia, Gowa Bebas TB,” harapnya

Sementara itu, Ketua TP PKK yang juga Duta TB Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan menyampaika, bahwa penyakit berbahaya ini tidak bisa dicegah hanya dengan diri sendiri atau pihak tertentu, melainkan seluruh masyarakat harus saling kerjasama dalam bebas penyakit TB ini.

“Ini bukan hanya bisa ditangani oleh Puskesmas saja atau dokter tapi seluruh masyarakat harus saling bahu-membahu dalam mengatasi dan mengurangi penyakit menular ini, semoga 2030 kita bebas dari TB atau tidak adanya pasien baru yang ditemukan,” katanya.

(Sofyan)

Komentar

News Feed