oleh

Jurnalis Makassar Tolak UU MD3 Lewat Aksi Kamisan

-Politik-1.147 views

MAKASSAR | 9 orang dari Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB ), dipimpin  Humaerah Jaju (Penanggungjawab aksi) dan Hajriana Ashadi (Korlap) melakukan aksi KAMISAN MAKASSAR Ke-17 menyikapi UU MD3 dan RKUHP di depan Monumen Mandala Jl. Jend. Sudirman Kota Makassar.

Aksi Kamisan ini Dengan giat orasi mengajak para pekerja dan pemerhati media serta aktivis gerakan HAM untuk bersama menolak UU MD3 dan draft revisi RUU KUHP.

KPJKB menilai UU MD3 Telah menjadi ancaman bagi rakyat di satu sisi dan perlindungan bagi anggota parlemen secara berlebihan ( over protective )

Beberapa pasal pada UU MD3, menurut kelompok jurnalis ini, mengesahkan DPR menjadi antikritik dan kebal hukum, juga terkesan mengkriminalisasi rakyat yang kritis terhadap DPR.

Pasal yang memuat perihal penghinaan terhadap parlemen berisi tambahan peraturan yang memerintahkan mahkamah kehormatan dewan untuk mengambil langkah hukum dan langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, ataw badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR.

Pun, menurut mereka UU MD3 menyatakan bahwa polisi wajib memenuhi permintaan DPR untuk memanggil paksa memanggil pihak yang enggan datang saat di periksa

“UU MD3 berisi aturan bahwa pemeriksaan anggota DPR yang terlibat tindak pidana harus ada pertimbangan MKD sebelum DPR memberi izin, padahal pada tahun 2015 MK sudah memutuskan bahwa pemeriksaan harus dengan seizin presiden bukan lagi MKD, ” teriak orator PKJKB (*)

Komentar

News Feed