oleh

BPK Sulsel Periksa Anggaran 2017 OPD Takalar

TAKALAR- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sulawesi Selatan dalam tahun 2018, sudah dua kali mendatangi pemerintahan kabupaten Takalar untuk melakukan pemeriksaan di sejumlah OPD terkait dengan dana yang dikelola oleh masing masing OPD.

Kepala Inspektorat Kabupaten Takalar, H. Syafaruddin yang dikonfirmasi membenarkan bahwa di tahun ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sulawesi Selatan sudah dua kali turun melakukan pemeriksaan, di setiap OPD.

“Dalam tahap pertama bulan Maret lalu, dilakukan pemeriksaan pendahuluan dan sekarang berlanjut pada tahap kedua,” jelasnya.

Sejak tanggal 9 april sampai dengan 10 april, pemeriksaan tahap kedua ini akan dilakukan secara rinci penggunaan anggaran tahun 2017 di setiap organisasi perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Takalar.

“Saat ini belum ada hasil audit kerugian negara dari BPK, untuk penggunaan anggaran 2017 lalu,” ungkapnya.

Karena sementara BPK masih dalam tahap pemeriksaan. Hasil dari pemeriksaan tahap dua ini akan keluarlah temuan BPK, kalau ada memang OPD yang tidak bisa mempertanggungjawabkan penggunaan anggarannya.

Saat ini semua OPD di periksa oleh BPK tanpa terkecuali, seperti di Kantor Badan Perencanaan (Bappeda) Takalar, dengan jumlah anggaran berkisar 7 milyar yang dikelolah pada tahun 2017 lalu.

“Kami di Inspektorat hanya memfasilitasi BPK provinsi Sulsel untuk pemeriksaannya di masing masing OPD Takalar,” ucapnya.

Kita tunggu saja hasil resminya dari BPK. Waktu pemeriksaan sebelumnya pada bulan maret lalu, itu hasilnya ada surat perbaikan kepada OPD untuk dilengkapi dan disempurnakan surat pertanggungjawaban (SPJ) secara rinci dan dokumen lainnya.

“Kami berharap hasil pemeriksaan BPK bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” pungkasnya. (shanty)

Komentar

News Feed