oleh

Pemkot dan GTC Asal Korea Bahas Teknologi Insenerasi Sampah Menjadi Energi

Makassar – Pemerintah Kota, bersama dengan pimpinan Green Technology Center (GTC) Kim Yunhui asal Korea melakukan pembahasan terkait proyek PLTSa di ruang Rapat DPU lt 1pada Jumat 20/4/18

Rapat pembahasan di pimpin langsung Kim Yunhui dan dihadiri Sekretaris DPU, Sekretaris DLH, Tim Pro (Pak Sahar), Kasie Pembangunan

Adapun Presentasi dilakukan oleh Dwunkok Jun (DJ) dalam hal ini membahas mengenai peluang Makassar untuk menerapkan teknologi Insenerasi sampah menjadi energi (waste to energy). Dibandingkan dengan kota lain, Kota Makassar cukup berpeluang untuk mewujudkan hal tersebut.

Sesuai dengan Perpres no. 35 tahun 2018 tentang Percepatan Instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi dan kontrak kerja antara pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Korea yg diwakili Green Technology Center, maka OBC (Outline Business Case) atau feasibility Study diharapkan dapat diselesaikan pada bulan November 2018. Di mana diharapkan OBC dapat memberikan gambaran potensi pengelolaan sampah di Kota Makassar terutama insinerasi sampah.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pihak Green Technology center mengharapkan bantuan pemerintah Kota Makassar dengan menyediakan data-data yang dibutuhkan mereka.

Kemudian rencananya Besok (sabtu, 21 April 2018) pihak GTC bersama DLH akan melakukan peninjauan lokasi TPA. Pada hari senin akan dilakukan pertemuan lanjutan mengenai kebutuhan data untuk OBC.(wiwik)

Komentar

News Feed