oleh

Keluarga Korban Penganiayaan, Desak Polres Takalar Tahan Pelaku

TAKALAR – Keluarga korban desak Polres Takalar untuk menahan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Makassar, SN (24) sebagai pelaku penganiayaan terhadap anak dibawah umur,  Muh Hamzah (16) yang masih duduk di bangku kelas dua, di desa Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan.

Menurut Kakak Ipar korban daeng Lapang, menyampaikan bahwa kekerasan ini terjadi sejak hari selasa malam (10/4) lalu, di Dusun Balang, Desa Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan.

Saat itu, kami langsung melaporkan di Polres Takalar, dengan nomor polisi No. Pol: LP/149/IV/2018/SPKT, tanggal 10 april 2018 lalu.

“Tetapi sampai sekarang, Polres Takalar belum menahan pelakunya,” keluh Daeng Lapang. Rabu (9/5/2018)

Padahal adek kami telah dianiaya oleh pelaku dengan cara ditinju ke arah muka korban.

“Dan langsung kena matanya di sebelah kanan sehingga mengakibatkan luka memar di bagian mata, dan setelah dianiaya, korban tidak bisa melihat,” sedihnya.

“Kami berharap agar pelakunya cepat diamankan oleh Polres Takalar”, harapnya.

Kanit Penyidik Perlindungan Anak dibawah umur, Ipda Sri andi Ulpa, yang dikonfirmasi mengatakan saat ini tersangka sudah ditahan tetapi statusnya tahanan kota.

“Jadi pelaku diwajibkan untuk wajib lapor, setiap hari senin dan kamis. Kami tinggal menunggu hasil penelitian laporan dari Dinas Sosial,” jelasnya.

Ipda Sri juga mengatakan bahwa oknum Satpol PP ini kuat dugaan telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap anak sebagai dimaksud dalam pasal 80 ayat 1 jo pasal 76C Undang Undang RI No 35 tahun 2015 dan terancam pidana kurungan tiga tahun enam bulan. (Shanty)

Komentar

News Feed