oleh

Forum Lalu Lintas; Bahas kemacetan menjelang Ramdhan

MAKASSAR – Dinas Perhubungan Kota Makassar, menggelar rapat koordinasi lintas sektor dalam rangka mengantisipasi dampak kemacetan di Kota Makassar menjelang Ramadhan dan menjelang lebaran 1439 H di ruang rapat

Rapat koordinasi langsung di hadiri Kepala BPTD wil XIX Sulselbar sekaligus menjadi Narasumber, adapun menyambut baik langkah langkah forum lalu lintas dalam pelaksanaan masalah lalu lintas di Kota Makassar.

“model ini harus dipertahankan, masalah lalu lintas bukan tanggung jawab perhubungan dan polisi saja, akan tetapi lebih dari itu menjadi tanggung jawab semua stakeholder termasuk masyarakat yang memegang peran penting dalam terwujudnya keselamatan, keamanan, dan kenyamanan di jalan, ujar Benny”

Layaknya kota besar lainnya, Makassar juga merupakan tumpuan semua masyarakat Sulawesi Selatan olehnya fenomena mudik juga terjadi di kota ini, walaupun tidak sedahsyat di Pulau Jawa. “Di Makassar ini yang perlu diantisipasi adalah pada H-14 dan hari Jumat, Sabtu dan minggu selama Ramadhan, karena sebagian besar masyarakat di Sulsel dan sulbar akan masuk kota Makassar guna memenuhi kebutuhan lebaran, olehnya pintu masuk dari utara dan selatan serta ruas ruas jalan dalam kota sudah harus dipetakan dan dilakukan konsep manajemen dan rekayasa lalu lintas yang mamadai ujar Benny”

Beberapa tuas jalan yg menjadi perhatian antara lain simpang bandara, perintis kemerdekaan, Sultan alauddin, Urip Sumoharjo, Petttarani, Haji Bau Penghibut Pannakukakang, Nusantara atah Tol, areal Pasar Butung dan sekitar Tempat tempat ibadah tarawih,

Beberapa tempat parkir dan kehadiran pak ogah serta Buakaan juga menjadi perhatian penting dalam pertemuan tersebut. Wakasatlantas Kompol Alimuddin mengakui bahwa pada bulan Ramadhan pasti pergerakan lalu lintas khususnya menjelang buka puasa akan mengalami peningkatan, hadirnya pedagang kaki lima dan pasar tumpah akan berkontribusi hadirnya kemacetan, “ ini tidak bisa dihindari, olehnya harus segera ditertibkan dan kalai dilakukan secara bersama sama tentu akan lebih baik dan akan berdampak luas apalagi dilakukan secara simultan dan massiv”

Beberapa yang menjadi catatan penting adalah ; segera dibentuk team tetpadu dam segera turun di pangan untuk identifikasi dan lakukan penanganan, termasuk bukaan bukaan yg berpotensi pada kemacetan, “aturannya Khan jelas bukaan jarak minimal 500 meter baru boleh ada bukaan jadi kalau ada jarak antara bukaan yg kutang dri 500 meter yach kita tutup saja aku Benny, yang juga diamini oleh perwakilan PU Makassar. “Di kantor saya banyak beton barrier, saya sisa tunggu perintah titik mana yg akan di tutup lanhsunh kita tutup yang langsung disambut tepuk tangan peserta rapat, “

Terkait antisipasi arus mudik lebaran, beberapa stakeholder telah membuat Ren Oprasi, olehnya Benny menyarankan untuk disatukan dan khusus Tetminal Regional agar dibuat Posko Siaga Terpadu untuk sekaligus menjadi tempat Ramp Check, pemeriksaan kesehatan dan perawatan kendaraan, ini nanti akan kita tawarkan beberapa pihak swasta untuk ikut ambil bagian sehingga kedepan konsep seperti ini akan menjadi model dalam mengantisipasi arus menjelang Ramadhan dan menjelang labaran, ujar Benny(*)

Komentar

News Feed